Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat persaudaraan sekaligus membuka ruang dialog di tengah masyarakat.
Baca Juga: Maxim Gelar Kompetisi Bahasa Inggris Tingkat SMK Terbesar Pertama di NTT
Pemerintah Kabupaten Flores Timur bersama TNI-Polri dan Forkopimda terus membangun koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengedepankan dialog, musyawarah, serta nilai-nilai kearifan lokal dalam penyelesaian perselisihan.
Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat terwujudnya perdamaian yang berkelanjutan serta memulihkan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Adonara Timur.
Artikel Terkait
Kasus Dugaan Perzinaan di Manggarai Timur Berakhir Damai Melalui Restorative Justice
Konflik Bele dan Lewonara di Adonara Timur: Setelah Tiga Bom Dimusnahkan, Satu Bom Aktif Lagi Ditemukan
Warga Sikka Keluhkan Pemuda Mabuk, Musik Bising, dan Knalpot Racing, Polisi Diminta Bertindak
Korupsi Subsidi Kapal di NTT Rugikan Negara Rp7,46 Miliar, Dua Tersangka Dijerat Polda
Kasus Dugaan Penyimpangan Pengadaan Kuota Sapi di Salah Satu Kabupaten NTT Masih Tahap Penyelidikan, Polda Fokus Lengkapi Alat Bukti