Kasus ini juga membuat kekhawatiran aparat penegak hukum terkait jalur laut yang disinyalir menjadi pintu masuk narkotika ke Flores Timur.
"Kami tidak berhenti di sini, pengembangan terus dilakukan untuk mengungkap apakah pelaku merupakan bagian dari jaringan lintas pulau atau sekadar kurir lokal," pungkas IPDA Maksimus.
Baca Juga: Pemkab Flotim Ambil Alih Perseftim Demi Menjaga Kewibawaan Lewo Tanah
IPDA Maksimus berkomitmen dalam memutus mata rantai peredaran narkoba, terutama di kawasan pesisir yang rawan disusupi barang haram tersebut.
Artikel Terkait
Siapkah Lulusan SMK Menjawab Tantangan Dunia Kerja? Lestari Moerdijat Desak Tindakan Nyata
Diduga Terlibat Adu Jotos dengan Warga di Jalan, Oknum Polisi di Kupang Disorot, Ini Kata Kasat Lantas!
Duel Pemuda di Kota Kupang Berujung Damai Gara- gara Polisi Naik Motor
Habis Harapan di Jeddah, Garuda Muda Dibekuk Korea Utara 6 Gol Tanpa Balas
Bisikan Gaib Bikin Nekat! Mahasiswa Pria Nyamar Jadi Jamaah Cewek, Pakai Mukena Masuk Barisan Wanita