Leonardus menekankan pentingnya kemampuan masyarakat dalam memilah informasi secara bijak, sekaligus memperkuat fondasi karakter melalui pendidikan, budaya, dan agama sejak dini.
“Peran semua pihak sangat dibutuhkan, dari orang tua, tokoh masyarakat, pemuda, hingga politisi dan aparatur negara, untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya hidup bermasyarakat dan bernegara dengan baik,” pungkasnya.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa ruang digital bukan sekadar tempat berbagi, tetapi juga medan pertempuran opini yang membutuhkan kebijaksanaan dan kedewasaan kolektif.
Artikel Terkait
Menelusuri Warisan Leluhur di Wurin dan Eban: Jejak Adat, Sastra, dan Pesta Kacang di Ile Ape, Lembata
Teriakan Seorang Perempuan Tengah Malam Bongkar Aksi Brutal Yopi di Kupang
Magnet Budaya Flotim: Helanlangowuyo Gaet Wisatawan Mancanegara Hingga Rela Nginap di Lamahelan
Matematika Cerdas, Generasi Hebat: IKTL Dorong Literasi Numerasi Lewat Kompetisi Siswa
Markas Judi Sabung Ayam di Pasar Wairkoja Digulung! Polres Sikka Tangkap Tiga Pelaku, Isu Beking Aparat Mencuat