Kapal Ikan Matikan Lampu, TNI AL Bongkar Jaringan Penyelundupan 1,9 Ton Narkoba Internasional di Perairan Karimun

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Sabtu, 17 Mei 2025 | 09:40 WIB
Para lelaki saat diamankan oleh personel TNI AL. (Foto Facebook Puspen TNI)
Para lelaki saat diamankan oleh personel TNI AL. (Foto Facebook Puspen TNI)

 

REPORTASENTT.COM, KARIMUN- Aksi penyelundupan narkotika skala besar berhasil digagalkan Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Karimun (Lanal TBK).

Sebuah kapal ikan asing berbendera Thailand, Aungtoetoe 99, kedapatan membawa 1,905 ton narkoba jenis kokain dan sabu-sabu di perairan Selat Durian, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Rabu (14/5/2025) dini hari.

Kapal tersebut mencurigakan karena sempat mematikan lampu dan mempercepat laju pelayaran, diduga kuat tengah mencoba menghindari kejaran petugas.

Baca Juga: Jamkrida NTT Cetak Laba Rp14 Miliar, Pemprov Kantongi Dividen Rp7 Miliar

Dilansir melalui fanpage facebook Puspen TNI, tim patroli F1QR Lanal TBK langsung melakukan pengejaran intensif sebelum akhirnya berhasil menghentikan kapal sekitar pukul 00.30 WIB.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 95 karung mencurigakan di ruang penyimpanan kapal.

Karung tersebut terdiri dari 35 karung kuning dan 60 karung putih.

 Baca Juga: Diserang Tanpa Wajah: Saat Akun Anonim Jadi Senjata Baru dalam Perang Opini

Uji laboratorium yang dilakukan Bea Cukai Kepulauan Riau mengungkap fakta mengejutkan, karung-karung itu berisi 1.200 kg kokain dan 705 kg sabu-sabu (methamphetamine).

Lima anak buah kapal diamankan, terdiri dari satu WN Thailand dan empat WN Myanmar. Mereka tidak memiliki dokumen pelayaran maupun identitas resmi.

Temuan ini menguatkan dugaan bahwa kapal Aungtoetoe 99 digunakan sebagai sarana penyelundupan narkotika lintas negara, yang menjadi ancaman serius terhadap keamanan nasional dan kesehatan masyarakat.

Baca Juga: Matematika Cerdas, Generasi Hebat: IKTL Dorong Literasi Numerasi Lewat Kompetisi Siswa

Saat ini, kapal dan seluruh ABK telah diamankan di Dermaga Lanal Tanjung Balai Karimun untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Operasi juga akan melibatkan tim K9 (anjing pelacak) untuk memastikan tidak ada barang ilegal lain yang belum terdeteksi.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X