Djoko menambahkan, tindakan tegas seperti ini diperlukan agar seluruh anggota menyadari konsekuensi dari setiap pelanggaran.
“Seragam bukan hanya simbol, tetapi juga kehormatan dan tanggung jawab,” katanya.
Baca Juga: Operasi SAR Banjir Bandang Nagekeo Resmi Ditutup, Tiga Korban Masih Hilang
Upacara PTDH ini diikuti seluruh pejabat utama dan personel Polresta Kupang Kota.
Meski berlangsung singkat, prosesi itu disebut sebagai pengingat keras bagi anggota lain agar tidak mengulangi kesalahan serupa.
Artikel Terkait
Festival Teater Remaja di Flores Timur Jadi Magnet Rektor ISBI Bandung
Setelah 11 Tahun Vakum, Festival Teater Pelajar Flores Timur Hadir Lagi, Angkat Tema Remaja Membaca Dirinya
Bupati Flores Timur: Festival Teater Pelajar Jadi Ruang Aktualisasi Generasi Muda
Hasan Nasbi Akhirnya Lengser, Prabowo Tunjuk Sosok ini sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan
Polisi di Kupang Dipecat: Upacara Tanpa Kehormatan, Bayang-bayang Etika yang Terkoyak