REPORTASENTT.COM, MBAY- Setelah tujuh hari berjibaku melawan lumpur dan derasnya arus sungai, Tim SAR Gabungan akhirnya menutup operasi pencarian korban banjir bandang di Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.
Keputusan penutupan itu diumumkan Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku Search Mission Coordinator (SMC), dalam konferensi pers Senin sore, pukul 15.00 Wita.
“Dapat kami sampaikan, jumlah korban hilang kini tersisa tiga orang setelah satu korban atas nama Achiles Agustinus Busa Jago, balita berusia 13 bulan, ditemukan meninggal pada 10 September,” ujar Fathur.
Artikel Terkait
Trauma, Luka, dan Skandal Hukum: Pemerkosaan Anak di Adonara Jadi Alarm Darurat NTT
Ada Kucing di Balik Sikap Eko Patrio Membela Penjarah Rumahnya
Rasionalisasi Tunjangan DPRD NTT Bisa Hemat Rp 25 Miliar APBD per Tahun
Ini Alasan Rumah Ketua RT di Kupang Dilempari, Polisi Turun Tangan
Emosi Dua Ibu- ibu di Kupang Meledak, Polisi Redam Lewat Mediasi