Baca Juga: Ini Alasan Rumah Ketua RT di Kupang Dilempari, Polisi Turun Tangan
“Pencarian dinyatakan ditutup. Namun, apabila di kemudian hari ada tanda-tanda penemuan korban, operasi SAR bisa kembali dibuka,” kata Fathur.
Banjir bandang di Mauponggo terjadi pada 8 September 2025, setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu sejak pagi hingga petang.
Artikel Terkait
Trauma, Luka, dan Skandal Hukum: Pemerkosaan Anak di Adonara Jadi Alarm Darurat NTT
Ada Kucing di Balik Sikap Eko Patrio Membela Penjarah Rumahnya
Rasionalisasi Tunjangan DPRD NTT Bisa Hemat Rp 25 Miliar APBD per Tahun
Ini Alasan Rumah Ketua RT di Kupang Dilempari, Polisi Turun Tangan
Emosi Dua Ibu- ibu di Kupang Meledak, Polisi Redam Lewat Mediasi