Mata Elang Mengganas: Polisi Turun Tangan, Warga Mulai Takut Melintas

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 22:56 WIB
Foto seorang pengendara motor saat dibekuk polisi. (Foto Samuart)
Foto seorang pengendara motor saat dibekuk polisi. (Foto Samuart)

“Mereka tidak senang dengan kehadiran polisi karena kami bertindak tegas,” kata Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Gusperihatinzen, kepada wartawan, Jumat, 3 Oktober 2025.

 

 

Menurut Gusperihatinzen, laporan pertama datang dari si pengemudi ojol yang mengaku dipaksa menyerahkan mobilnya di jalan. Polisi kemudian turun untuk menengahi, namun malah dihadapkan pada perlawanan verbal dari para debt collector.

 

 

 

 Baca Juga: Warga Gugat Uang Pensiun Seumur Hidup DPR, Tak Rela Pajak Rakyat Jadi Warisan Wakil Rakyat

 

 

“Kita berprinsip, ini tugas kepolisian. Setiap bentuk premanisme di ruang publik akan kita tindak,” tegasnya.

 

Ketakutan Baru di Jalan Raya

Fenomena mata elang sebenarnya bukan hal baru. Namun yang mencemaskan, mereka kini kian nekat beraksi di ruang publik.

 

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X