“Mereka tidak senang dengan kehadiran polisi karena kami bertindak tegas,” kata Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Gusperihatinzen, kepada wartawan, Jumat, 3 Oktober 2025.
Menurut Gusperihatinzen, laporan pertama datang dari si pengemudi ojol yang mengaku dipaksa menyerahkan mobilnya di jalan. Polisi kemudian turun untuk menengahi, namun malah dihadapkan pada perlawanan verbal dari para debt collector.
Baca Juga: Warga Gugat Uang Pensiun Seumur Hidup DPR, Tak Rela Pajak Rakyat Jadi Warisan Wakil Rakyat
“Kita berprinsip, ini tugas kepolisian. Setiap bentuk premanisme di ruang publik akan kita tindak,” tegasnya.
Ketakutan Baru di Jalan Raya
Fenomena mata elang sebenarnya bukan hal baru. Namun yang mencemaskan, mereka kini kian nekat beraksi di ruang publik.
Artikel Terkait
Polisi Klaim Tangkap Bjorka, Hacker di Balik Akses Ilegal Data Nasabah Bank
Makan Bergizi Gratis Diguncang Kasus Keracunan, Kemenkes Janji Awasi Seperti Era COVID-19
Pemerintah Siapkan Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Puluhan Triliun
Warga Gugat Uang Pensiun Seumur Hidup DPR, Tak Rela Pajak Rakyat Jadi Warisan Wakil Rakyat
Staf Ahli Menteri Sosial Edi Suharto Jadi Tersangka Korupsi Bansos, Tetap Masuk Kantor