Mata Elang Mengganas: Polisi Turun Tangan, Warga Mulai Takut Melintas

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 22:56 WIB
Foto seorang pengendara motor saat dibekuk polisi. (Foto Samuart)
Foto seorang pengendara motor saat dibekuk polisi. (Foto Samuart)

 Video yang diunggah akun @infocegatansukoharjo memperlihatkan kepanikan warga di sekitar Lapangan Tempel.

Teriakan “maling!” menggema. Batu beterbangan ke arah mobil yang berhenti mendadak. Dalam hitungan detik, situasi berubah ricuh.

 Baca Juga: Dari Rokok ke Sabu: Cerita Gelap yang Terkuak di Gang Sumbawa

Belakangan, diketahui mobil tersebut sering terlihat di lokasi serupa, diduga digunakan oleh kelompok penagih utang.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi siapa pengemudi mobil itu.

 

Polisi Kembali Ingatkan: Premanisme Tak Akan Dibiarkan

Pihak kepolisian menegaskan akan terus menindak praktik-praktik penagihan yang melanggar hukum.

“Polri menegaskan, setiap bentuk premanisme yang merugikan masyarakat di ruang publik akan kami tindak,” demikian keterangan resmi Kepolisian Resor Bogor, 11 Mei 2025.

Namun di lapangan, warga tetap cemas. Bukan hanya mereka yang menunggak cicilan, tapi juga mereka yang sekadar melintas. Ketakutan baru kini menghantui jalanan: bukan lagi copet atau begal, tapi mata elang—penagih utang yang kian berani menegakkan “keadilan” versi mereka sendiri.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X