Video yang diunggah akun @infocegatansukoharjo memperlihatkan kepanikan warga di sekitar Lapangan Tempel.
Teriakan “maling!” menggema. Batu beterbangan ke arah mobil yang berhenti mendadak. Dalam hitungan detik, situasi berubah ricuh.
Baca Juga: Dari Rokok ke Sabu: Cerita Gelap yang Terkuak di Gang Sumbawa
Belakangan, diketahui mobil tersebut sering terlihat di lokasi serupa, diduga digunakan oleh kelompok penagih utang.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi siapa pengemudi mobil itu.
Polisi Kembali Ingatkan: Premanisme Tak Akan Dibiarkan
Pihak kepolisian menegaskan akan terus menindak praktik-praktik penagihan yang melanggar hukum.
“Polri menegaskan, setiap bentuk premanisme yang merugikan masyarakat di ruang publik akan kami tindak,” demikian keterangan resmi Kepolisian Resor Bogor, 11 Mei 2025.
Namun di lapangan, warga tetap cemas. Bukan hanya mereka yang menunggak cicilan, tapi juga mereka yang sekadar melintas. Ketakutan baru kini menghantui jalanan: bukan lagi copet atau begal, tapi mata elang—penagih utang yang kian berani menegakkan “keadilan” versi mereka sendiri.
Artikel Terkait
Polisi Klaim Tangkap Bjorka, Hacker di Balik Akses Ilegal Data Nasabah Bank
Makan Bergizi Gratis Diguncang Kasus Keracunan, Kemenkes Janji Awasi Seperti Era COVID-19
Pemerintah Siapkan Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Puluhan Triliun
Warga Gugat Uang Pensiun Seumur Hidup DPR, Tak Rela Pajak Rakyat Jadi Warisan Wakil Rakyat
Staf Ahli Menteri Sosial Edi Suharto Jadi Tersangka Korupsi Bansos, Tetap Masuk Kantor