REPORTASENTT.COM, MAUMERE- Peristiwa tragis menimpa seorang remaja perempuan berinisial STN di wilayah Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Korban ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kekerasan berat yang diduga dilakukan oleh seorang anak berinisial FRG.
Kepolisian Resor Sikka menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa yang terjadi pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 15.30 WITA.
Aparat menyebut kejadian berlangsung di rumah terduga pelaku yang berada dalam wilayah hukum Polsek Kewapante.
Baca Juga: Viral Kabar Pelaku Kabur dari Polres Sikka, Polisi Pastikan Informasi Tidak Sesuai Fakta
Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Reinhard Dionisius Siga menjelaskan, insiden bermula ketika korban mendatangi rumah FRG untuk mengambil gitar.
Di area dapur rumah tersebut terjadi perselisihan yang dipicu dugaan pemaksaan hubungan badan oleh terduga pelaku.
Korban disebut hendak melaporkan perbuatan itu, sehingga memicu ketegangan.
“Korban datang untuk mengambil gitar. Di dapur terjadi cekcok yang berujung pada tindak kekerasan,” kata Reinhard saat konferensi pers, Jumat (27/2/2026).
Dalam situasi yang memanas, FRG diduga merampas telepon genggam korban.
Kontak fisik tidak terhindarkan hingga terduga pelaku menggunakan sebilah parang yang biasa dipakai membelah durian untuk melukai korban.
Baca Juga: Mediator Absen, Kadis Pimpin Sidang PHI di GOR Lembata; Adu Argumentasi Menggema Soal Skorsing dan Asas Hukum
Korban mengalami luka berat di bagian leher dan kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah itu, jasad korban dipindahkan ke belakang rumah dan ditutup menggunakan daun talas serta bambu.
Reinhard mengungkapkan, pelaku kemudian memindahkan kembali jasad korban ke lokasi lain di area kali dan menutupinya dengan kayu serta dedaunan sebelum melarikan diri ke wilayah Kabupaten Ende.
Artikel Terkait
Polda NTT Selidiki Proyek Rabat Beton Rp11 Miliar di Tanjung Bunga, Audit Terkendala Anggaran
Di Ujung Timur Indonesia, Dokter Vienna dan Dokter Yeziel Menjahit Rindu Bersama Fajar Band lewat Lagu LDR
Mediator Absen, Kadis Pimpin Sidang PHI di GOR Lembata; Adu Argumentasi Menggema Soal Skorsing dan Asas Hukum
Solidaritas Jawa Barat Mengalir ke NTT, Mako Polres Sikka Dipenuhi Karangan Bunga atas Ketegasan Ungkap TPPO
Viral Kabar Pelaku Kabur dari Polres Sikka, Polisi Pastikan Informasi Tidak Sesuai Fakta