Hingga berita ini ditayangkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak yayasan yang disebut dalam pernyataan Abriadi maupun otoritas terkait mengenai dugaan mark up, keterlambatan distribusi bahan baku, serta tudingan tekanan psikologis yang disampaikan.
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait guna mendapatkan informasi yang berimbang.
Artikel Terkait
Video Permintaan Maaf Diduga Prihantini Beredar, Akui Pencatutan Nama Ayuni Kemala Safira
Kasus WO Marwah Masuk Penyidikan, 58 Calon Pengantin Terdampak dan Kerugian Tembus Rp2,65 Miliar
Kasus Hanania Travel Kian Disorot, Calon Jemaah Umrah Ungkap Dikejar Pelunasan Hanya Sepekan Setelah Bayar DP
Viral di Instagram, Pemilik BYD Sealion 7 Bagikan Pengalaman Kerusakan Kendaraan
Tersangka Tabrakan Maut 9 Korban di Pandeglang Belum Ditahan, Polisi Ungkap Alasannya