REPORTASENTT.COM, ADONARA- Pagi yang masih remang, sekitar pukul 05.00 WITA, ketenangan Desa Bugalima, Kecamatan Adonara Barat di Kabupaten Flores Timur pecah oleh dentuman yang diduga bom rakitan yang menggema di udara.
Tiga kali bunyi ledakan merobek kesunyian, mengejutkan warga yang terlelap dalam damai fajar.
Natalia Lipat, seorang warga, dengan suara bergetar mengisahkan saat-saat menegangkan itu kepada ReportaseNTT, Senin (21/10/2024).
"Saya mendengar tiga kali dentuman," katanya.
Pada ledakan ketiga, tubuhnya gemetar.
Ia segera bangun, diikuti bapak mantu dan keluarga lainnya.
Dalam kepanikan, sang bapak mantu dengan tegas memerintah agar mereka semua segera mencari perlindungan di rumah adat suku, berpikir bahwa tempat itu akan aman dari ancaman.
Namun, harapan akan keamanan pupus seketika.
Seolah tak ada ampun, serangan membabi buta datang dari arah barat.
Puluhan oknum warga desa Ile Pati pada memasuki desa mereka.
Artikel Terkait
Seruan Julie Laiskodat ke Kader Nasdem: Kunci Kemenangan 'Paket Siaga' di Pilgub NTT
Konsolidasi di Flotim, Nasdem Siap Menangkan Pilkada 2024, Pastikan Soliditas dan Kesiapan Tim
Ignas Uran: 15 Tahun Mengabdi di DPRD Flotim, Kini Maju sebagai Wakil Bupati dengan Dukungan Politik Tanpa Mahar
Amankan 11 Pelaku Pembakaran Rumah di Desa Bugalima, Polisi Investigasi Ungkap Keterlibatan Tokoh Masyarakat
Kisah Haru Warga Desa Bugalima di Adonara: Perjuangan Menyelamatkan Diri dan Keluarga di Tengah Konflik