Namun, bagi Adrianus, yang mengandalkan usaha rental sebagai satu-satunya sumber penghasilan, dampaknya lebih dari sekadar materi.
“Ini bukan soal uang saja, tapi tentang kepercayaan dan tanggung jawab. Usaha kami ini untuk hidup, untuk keluarga. Sekarang kami malah harus menanggung beban karena ulah orang yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Baca Juga: Akhir Sebuah Era, ASKAB PSSI Lembata dan Hasan Haju Resmi Berpisah
Reportase NTT pun telah berupaya menghubungi nomor kedua pasutri tersebut untuk dimintai klarifikasi atas kasus tersebut, namun belum ada respon dari keduanya.
Pengaduan resmi telah dilayangkan kepada pihak berwajib.
Kini, Adrianus hanya berharap ada keadilan dan motornya bisa segera ditemukan. (Elen Labina)