REPORTASENTT.COM, KUPANG- Suasana tenang di kawasan kos-kosan belakang Kampus STIM, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang mendadak geger.
Sembilan pemuda diamankan aparat kepolisian setelah diketahui menggelar pesta minuman keras (miras) sejak Senin malam hingga Selasa pagi (13/5/2025).
Aksi para pemuda ini tidak hanya membuat gaduh, tetapi juga meresahkan penghuni kos dan warga sekitar.
Baca Juga: Dari Destinasi Unggulan Jadi Lokasi Terbengkalai: Nasib Ironis Air Panas Mokantarak- Larantuka
Keributan yang ditimbulkan membuat pemilik kos segera melapor ke pihak berwajib.
“Kami menerima laporan dari pemilik kos mengenai adanya sekelompok pemuda yang berpesta miras dan membuat keributan sejak malam hingga pagi hari,” ungkap Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan R.J.H. Manurung, S.H., S.I.K., M.Si kepada wartawan, Selasa siang.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari SPKT Polresta Kupang Kota dan Satuan Samapta Pos Polisi Fatululi yang dipimpin langsung oleh Kanit 2 SPKT Ipda Deky Tanebeth, S.H. langsung menuju lokasi.
Baca Juga: Nyaris Adu Jotos, Dua Warga di Sikka Mendadak Berdamai Usai Polisi Datang
Saat tiba di tempat kejadian, petugas mendapati sembilan pemuda dalam kondisi mabuk berat.
Mereka langsung diamankan ke Mapolresta Kupang Kota untuk proses lebih lanjut.
Namun bukan hanya alkohol yang ditemukan di lokasi. Petugas juga mengamankan dua bilah senjata tajam jenis parang yang disembunyikan di dalam kamar kos.
Baca Juga: Menang 3-0, Pulang Malah Dihajar! Bus Persik Diserang di Depan Kanjuruhan
Temuan ini semakin memperkuat kekhawatiran adanya potensi gangguan keamanan dari kelompok tersebut.
“Senjata tajam kami amankan sebagai barang bukti. Ini bisa menjadi ancaman serius jika terjadi konflik atau tindak kriminal,” tegas Kombes Aldinan.
Kapolresta juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang aktif melapor, dan mengimbau agar masyarakat terus menjaga lingkungan dari kegiatan-kegiatan yang berpotensi meresahkan.
Baca Juga: Serukan Solidaritas Gereja bagi Jurnalis Teraniaya, Paus Leo: Bebaskan Mereka yang Dipenjara karena Kebenaran
“Pesta miras sering menjadi awal dari aksi kriminal. Kami akan terus lakukan patroli dan tindak tegas setiap laporan warga,” tambahnya.