hukum-kriminal

Terbongkar! Mantan Kadis PUPR dan 10 Nama Lain Diperiksa Jaksa Soal Proyek Mangkrak di Ile Boleng

Kamis, 17 Juli 2025 | 19:50 WIB
Foto ilustrasi pipa rusak (One Photo.)

•  Alex Marsel (Staf PUPR)

• Martha Kalli Ghoba (Bendahara Pengeluaran Dinas PUPR Flotim)


Baca Juga: Kasus Korupsi Proyek Air di Ile Boleng Naik ke Penyidikan, Jaksa: Akan Ada Tersangka

"Kasus ini sudah kita naikkan ke tahap penyidikan. Kami fokus untuk menuntaskan kasus ini," ujar Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Waiwerang, Emanuel Yuri Gaya Makin, Rabu (16/7).

Sistem Diubah Tanpa Prosedur, Proyek Gagal Total

Dugaan korupsi mencuat setelah ditemukan sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan proyek senilai Rp8,7 miliar yang dibiayai melalui anggaran Dinas PUPR Flores Timur bidang Cipta Karya tahun 2021.

Penyidik mengungkap bahwa terdapat perubahan sistem distribusi air dari gravitasi ke pompa tanpa prosedur resmi.


Baca Juga: TNI AL Salurkan 386 Batang Pipa Air untuk Atasi Krisis Air Bersih di Ile Boleng

 

Perubahan ini menyebabkan inefisiensi lantaran sistem pompa membutuhkan tambahan energi listrik dan justru memperburuk distribusi air.

Tak hanya itu, pipa-pipa air tidak ditanam sesuai standar teknis, sehingga rawan mengalami kebocoran dan kerusakan dini.

Bak penampungan pun tidak dibangun di titik yang sesuai dengan perencanaan awal, yang akhirnya menyebabkan aliran air tak menjangkau seluruh warga.


Baca Juga: Nara Teater Pentas Ibu Tanah di Desa Nayubaya, Buka Tur Teater Bertema Sejarah dan Perlawanan

Lebih parahnya lagi, proyek ini belum diserahkan secara resmi dari Dinas PUPR ke pemerintah Desa Helan Langowuyo.

Hingga kini, instalasi pengolahan air itu belum bisa dimanfaatkan masyarakat karena pompa air tidak berfungsi dan sebagian besar infrastruktur mengalami kebocoran parah.

Halaman:

Tags

Terkini