hukum-kriminal

Modus Video Call Catut Dukcapil Makan Korban, Nasabah BCA di Tasikmalaya Kehilangan Rp160 Juta

Kamis, 28 Mei 2026 | 17:12 WIB
Foto ilustrasi. (By OneAi.)

 

 

REPORTASENTT.COM,- Kasus dugaan pembobolan rekening mobile banking kembali menyita perhatian publik. Seorang nasabah Bank Central Asia (BCA) di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Endang Abdul Komarudin, melaporkan kehilangan dana hingga Rp160 juta setelah menerima telepon dan video call yang mengatasnamakan petugas kecamatan serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Tasikmalaya Kota melalui Surat Tanda Bukti Pengaduan Nomor STP/219/IV/2026/SAT RESKRIM.

Dugaan penipuan digital itu turut dibahas dalam audiensi antara pihak korban, Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, BCA, dan organisasi masyarakat Gibas Resort Kota Tasikmalaya pada Kamis, 21 Mei 2026.

 

Baca Juga: Prihantini Terseret Dugaan Pemalsuan Riset ISPPD 2026, ITB dan UNY Buka Suara soal Status Alumni



Korban mengaku awalnya menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas pemerintahan.

Pelaku kemudian mengarahkan korban mengikuti proses verifikasi data melalui video call dan aplikasi BCA Mobile.

Dalam proses tersebut, korban diduga diminta memasukkan PIN serta sejumlah data penting rekening.

 

Baca Juga: Isu Peserta Titipan Warnai Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Pastikan Proses Penilaian Mengacu Standar Nasional

 

Tidak lama setelah itu, saldo tabungan korban dilaporkan berkurang drastis hingga mencapai Rp160 juta.

Ketua Gibas Resort Kota Tasikmalaya, Agus Ridwan, menyebut korban tidak pernah merasa melakukan transaksi apa pun saat dana di rekeningnya berpindah.

“Korban tidak merasa melakukan transaksi apa pun, tetapi saldo di rekeningnya berkurang hingga Rp160 juta,” kata Agus Ridwan, Kamis, 28 Mei 2026, dikutip dari laporan Mitra Publisher Promedia Group, Koropak.com.

 

Baca Juga: KRL Duri– Tangerang Mati di Tengah Perjalanan, Penumpang Panik hingga Turun Paksa

Halaman:

Tags

Terkini