REPORTASENTT.COM, BANDUNG,- Sedikitnya delapan media yang tergabung dalam ekosistem Promedia Group menjadi sasaran serangan siber jenis Distributed Denial of Service (DDoS) dalam sepekan terakhir.
Serangan tersebut diduga tidak hanya ditujukan untuk mengganggu operasional media, tetapi juga mengarah pada artikel tertentu yang memuat pemberitaan dugaan tindak pidana korupsi.
Media yang terdampak meliputi Riausatu.com, Sawitku.id, Jatimnetwork.com, Suara Merdeka Solo, Berita Senator, Kabarindo, Alifnews, dan Poros Jakarta.
Baca Juga: Pemkab Flores Timur Dorong Big Push Sektor Pertanian, 89 Petani Dibekali Praktek GAP di TTS
CEO Promedia Group Agus Sulistriyono menilai pola serangan yang terjadi tidak dapat dipandang sebagai gangguan teknis biasa.
Sejumlah serangan bahkan teridentifikasi mengarah langsung pada URL atau artikel yang mengangkat isu dugaan korupsi.
“Kami melihat ada pola yang patut diduga berkaitan dengan pemberitaan tertentu. Jika ada pihak yang keberatan terhadap sebuah berita, tempuh mekanisme pers. Hubungi redaksi, gunakan hak jawab, atau komunikasikan dengan Promedia. Jangan menggunakan cara-cara kriminal,” kata Agus di Bandung, Selasa (23/6/2026).
Baca Juga: Polisi Ungkap Pencurian Kabel PLN di TTS, Dua Pelaku Ditangkap Saat Beraksi
Menurut Agus, Promedia bertanggung jawab atas keamanan teknologi informasi seluruh media dalam ekosistemnya.
Pihak yang merasa keberatan terhadap suatu konten juga dipersilakan berkomunikasi langsung dengan manajemen Promedia Group.
Direktur Teknologi Informasi Promedia Group Rahmad Maulana mengungkapkan, selama tujuh hari terakhir serangan yang masuk ke sejumlah media anggota mencapai lebih dari 160 juta request.
Baca Juga: Eks HGU di Tasikmalaya Jadi Polemik, Petani Pertanyakan Proyek Batalyon TNI