"Petugas Ina Burak harus memastikan bahwa peristiwa seperti ini tidak terulang lagi. Selain itu, petugas harus lebih transparan dan memberikan keterangan baik kepada pengunjung maupun media mengenai kejadian tragis ini," katanya.
Ia juga mengatakan, setiap pengunjung atau wisatawan yang hendak berkunjung ke pantai Ina Burak, mereka masuk lewat pintu gerbang, artinya menurut dia dalam postingannya itu, tanggung jawab ada di pihak pengelola.
Baca Juga: Petunjuk Penting: Baju Misterius Beri Harapan Identifikasi Korban yang Ditemukan di Kebun Singkong
Tragedi di Tengah Euforia
Perayaan atas kemenangan dalam lomba paduan suara tingkat Kecamatan Adonara Timur yang diraih oleh SMP Satap Tapobali, berakhir dengan tragedi.
Dua pelajar SMP yang turut serta dalam rombongan tersebut tenggelam di pantai Ina Burak saat sedang merayakan prestasi tersebut, Minggu (13/10/2024).
Menurut Kapolsek Adonara Timur, Ipda Yefri S. Apmalo, insiden ini terjadi setelah rombongan pelajar menikmati makan siang di pesisir pantai.
Baca Juga: Polisi Tangkap Nelayan Bawa 2 Ons Sabu, Siapa Bandar Besar di Baliknya?
Sejumlah pelajar terlihat bermain voli di tepi pantai sebelum sebagian dari mereka memutuskan untuk berenang pada sekitar pukul 13.30 WITA.
Kedua korban, yang diketahui tidak bisa berenang, menuju ke laut untuk berenang.
Namun, tak lama setelah itu, ombak besar datang dan kedua korban terlihat tergulung dan terseret arus.
"Ketika para guru dan pelajar lain menyadari bahwa ada yang tenggelam, mereka langsung berusaha menolong, namun sayangnya sudah terlambat," ujar Ipda Jefri.
Upaya penyelamatan pun dilakukan oleh masyarakat setelah satu jam lamanya berada di laut.
Satu korban pun langsung dibawa menuju ke Puskesmas Lamawolo, setelah ditemukan, sementara satu korban masih dilakukan upaya pencarian.