hukum-kriminal

Ditengah Persiapan Sekolah Ikuti ANBK, Laptop dan Proyektor Malah Digasak Maling

Senin, 14 Oktober 2024 | 21:44 WIB
Ilustrasi Maling. (Desain by. Tim Reportase NTT )
 
REPORTASENTT.COM- Sebuah peristiwa pencurian terjadi di SDN Hargasari, Kota Tasikmalaya, pada Minggu (13/10/2024). Kawanan pencuri membobol ruangan sekolah dan mencuri sejumlah barang elektronik, termasuk 5 unit laptop dan 5 unit proyektor.
 
Kejadian ini terjadi menjelang pelaksanaan Assessment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang dijadwalkan pada Senin (14/10/2024).

Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota bersama Polsek Cihideung langsung melakukan identifikasi di lokasi kejadian.
 
 
 Baca Juga: Komplotan Ini Nekat Mencuri Besi Rel Kereta Api, Dibekuk Tim Resmob Polda Jabar
 
Petugas Pengawas (Pawas) Polres Tasikmalaya, Iptu Dede Hendi, mengungkapkan bahwa tim Inafis tengah melakukan pengecekan di semua titik untuk mengetahui bagaimana pelaku masuk dan keluar dari sekolah.

“Tim Inafis memeriksa beberapa ruangan yang diduga menjadi lokasi pembobolan, seperti ruang guru, perpustakaan, dan musala. Di musala, pelaku mencoba mencuri mesin air, namun tidak berhasil dan hanya memotong kabelnya,” jelas Iptu Dede.

Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SDN Hargasari, Neneng Hermawati, mengungkapkan kerugian akibat pencurian tersebut mencapai puluhan juta rupiah.
 
Baca Juga: Perlu Anda Ketahui! Pemerintah Tetapkan 27 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama di 2025

“Kerugiannya sekitar Rp50 juta ke atas, karena selain 5 laptop, 5 proyektor, dan kabel-kabel juga diambil oleh pelaku,” ungkap Neneng.

Laptop yang dicuri merupakan perangkat penting untuk kegiatan administrasi guru dan persiapan ANBK.

“Laptop ini sangat penting untuk kegiatan administrasi guru dan persiapan ANBK. Kami sudah siap untuk pelaksanaan ANBK besok, namun kejadian ini tentu menghambat persiapan kami,” ujar Neneng.
 
Baca Juga: Guru Honorer Sukabumi Jadi Pemulung Viral, Dapat Hadiah Mengejutkan dari Kapolres Cimahi

Penjaga sekolah, Nono Darsono (55), mengetahui kejadian pencurian setelah mendapat informasi dari warga sekitar. Ia menemukan beberapa ruangan dalam keadaan berantakan.

“Saya menduga pelaku masuk dari belakang gedung sekolah, karena ada ruangan yang dijebol lewat atap bangunan,” ujar Nono.

Nono menambahkan bahwa lokasi sekolah berada di pemukiman padat penduduk, namun cenderung sepi setelah pukul 21.00 WIB malam.
 
Baca Juga: Polda Ini Resmi Punya Direktorat Siber, Fokus Jaga Keamanan Pilkada 2024

Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan motif pencurian.
 
Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak sekolah dan masyarakat, mengingat pentingnya peran sekolah dalam proses Pendidikan.

 

Tags

Terkini