hukum-kriminal

Tim Identifikasi Polres Flotim Olah TKP di Desa Bugalima, Kapolres Flotim Imbau Warga Menahan Diri

Selasa, 22 Oktober 2024 | 09:32 WIB
Tim identifikasi dari Polres Flotim tengah melakukan olah TKP. (Foto Polres Flotim)

 
 
 
REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Tim Identifikasi dari Kepolisian Resor Flores Timur (Polres Flotim) melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah rumah yang terbakar di Dusun 3, Desa Bugalima, Kecamatan Adonara Barat, Senin (21/10/2024).

Selama olah TKP, tim mengumpulkan bukti-bukti terkait kebakaran tersebut untuk kepentingan penyelidikan.
 
Setelah itu, korban yang ditemukan di dalam rumah dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Waiwadan untuk dilakukan visum.
 
 Baca Juga: Pasca Pembakaran di Desa Bugalima, TNI dan Polri Gelar Patroli untuk Menenangkan Situasi
 
Usai proses visum, jenazah dibawa kembali ke Kantor Desa Bugalima untuk disemayamkan.

Kapolres Flores Timur, AKBP I Nyoman Putra Sandita, S.H., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan balasan dan menyerahkan penyelesaian konflik kepada pihak berwenang.
 
"Kami meminta masing-masing tokoh masyarakat menahan diri. Tidak ada masalah yang harus diselesaikan dengan kekerasan. Pemerintah, Polri, dan TNI siap menangani situasi ini dengan baik,” ujar Kapolres.
 
Baca Juga: Konflik Tanah Desa Bugalima dan Ilepati, Kapolres Flotim Tegaskan Hal Ini!

Kapolres juga menjelaskan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan untuk tidak melakukan penyerangan lebih lanjut.
 
“Saat ini situasi di lapangan sudah lebih kondusif. Kami telah mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, personel Polsek Adonara Barat, dibantu oleh Polres Flores Timur dan TNI, melakukan patroli cipta kondisi di wilayah yang terdampak konflik.
 
 Baca Juga: Kisah Haru Warga Desa Bugalima di Adonara: Perjuangan Menyelamatkan Diri dan Keluarga di Tengah Konflik
 
Patroli ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Adonara Barat, IPDA Januardana Rambi, IPDA Stefen A. Lidimaran, dan Danramil 1624/02 Adonara, Mayor Inf. Samiun.

Selain patroli, pihak Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya untuk mencari solusi damai atas konflik ini.
 
Kapolres menegaskan bahwa semua langkah pencegahan sedang diambil untuk mencegah eskalasi lebih lanjut, termasuk penambahan personel jika diperlukan.
 
Baca Juga: Syaiful Sengaji Optimis Kemenangan Melki-Johni di Flotim dalam Pilgub NTT

Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperburuk situasi.
 
"Kami terus mengupayakan agar situasi tetap terkendali dan berharap masyarakat dapat mematuhi arahan yang diberikan demi menjaga keamanan bersama,” pungkas Kapolres.
 
 
 
 

Tags

Terkini