Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari 80 personel Polres Sikka dan Polsek jajaran yang dipimpin oleh Kasubagdal Ops Polres Sikka, AKP Valentinus Tani.
Pengamanan dilakukan untuk memastikan aksi berlangsung tertib dan menghindari potensi gangguan keamanan.
Baca Juga: Berapa Harga Jet Pribadi Cristiano Ronaldo yang Bakal Bawanya ke Kupang- NTT?
Hingga pukul 13.10 WITA, aksi tetap berjalan damai tanpa adanya insiden bentrokan atau tindakan anarkis.
Demonstran berharap aksi ini dapat membuka mata pemerintah dan pihak berwenang agar segera turun tangan untuk menyelesaikan konflik agraria di Nangahale.
Mereka juga mendesak Komnas HAM untuk turun ke lapangan guna menyelidiki dugaan pelanggaran hak masyarakat adat yang terjadi akibat penggusuran tersebut.