Dari pesawat hantu era 1930-an hingga roket hantu pasca-Perang Dunia II, masyarakat Skandinavia kerap melihat langit sebagai medan ketidakpastian.
Dr. Robert Bartholomew, psikolog senior dari Universitas Auckland, mengatakan sekarang, drone 2025 beroperasi di tengah badai ketegangan geopolitik, di mana langit menjadi barometer sosial dan politik.
Artikel Terkait
Misteri Mobil Mewah di Tengah Puing Musala Al Khoziny, Siapa Pemiliknya?
Tepuk Sakinah: Dari Ijab Kabul ke Viral, Kini Cinta Bisa Ditepuk- tepuk
Hati-hati! Emas UBS Palsu Bisa Terselubung Bahkan dengan QR Resmi
PM Georgia Kobakhidze Gencarkan Tindakan Keras, Oposisi Tuding Pemerintah Pro-Rusia
Kebangkitan Ajaib Everton: Bagaimana Rekor 19 Laga Tak Terkalahkan Palace Berakhir