REPORTASENTT.COM, AFRIKA TENGAH- Tim Explosive Ordnance and Disposal (EOD) dari Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXVII-K Minusca berhasilan dalam melaksanakan tugas internasional.
Dalam operasi terbaru yang berlangsung di Kassai, Bangui, Afrika Tengah, pada 15 Januari 2025, tim berhasil memusnahkan sejumlah UXO (Unexploded Ordnance) dan AXO (Abandoned Explosive Ordnance).
Misi ini dilakukan atas permintaan langsung dari United Nations Mine Action Service (UNMAS) Minusca, dengan dukungan pasukan lokal Afrika Tengah, Force Armed Central Africa (FACA).
Baca Juga: Evakuasi di Bawah Langit Kelabu Gunung Ibu, Maluku Utara
Dalam operasi tersebut, kontingen Portugal dari Quick Response Force (QRF) turut hadir sebagai pengamat dan pendamping.
Penanganan bahan peledak kali ini menjadi tonggak penting, karena merupakan operasi pertama yang dilaksanakan oleh Satgas Kizi XXXVII-K Minusca selama bertugas di Afrika Tengah.
Komandan Satgas, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., menekankan pentingnya ketelitian dan keselamatan dalam setiap langkah operasi.
Baca Juga: Darius Beda Daton: Menepi di Pelukan Adonara
“Tidak ada ruang untuk kesalahan, terutama dalam misi berisiko tinggi seperti ini. Prioritaskan keselamatan diri dan lingkungan,” tegasnya dalam arahan kepada tim.
Operasi ini dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Satgas, Kapten Czi M. Reza Fachlevi.
Ia menyampaikan rasa bangganya terhadap profesionalisme dan kemampuan prajurit Tim EOD.
Baca Juga: Kontrak Baru Erling Haaland: Strategi Manchester City di Tengah Ancaman Sanksi
“Kami sangat bangga dengan keberhasilan ini. Prajurit kita telah menunjukkan dedikasi dan keahlian tinggi dalam menghadapi tantangan yang sangat berbahaya,” ujar Kapten Reza Fachlevi.
Artikel Terkait
Sponsor Kostum Everton, Stake, Diselidiki Terkait Unggahan Kontroversial di Media Sosial
Kontrak Baru Erling Haaland: Strategi Manchester City di Tengah Ancaman Sanksi
Rekor Fantastis Terkoyak! PERSIB Bandung Tumbang di Kandang Sendiri oleh Dewa United
Darius Beda Daton: Menepi di Pelukan Adonara
Evakuasi di Bawah Langit Kelabu Gunung Ibu, Maluku Utara