Komunikator Afrika Harapkan Jubilee Membantu Restrukturisasi Strategi Media

Photo Author
Yuga Yuliana, Reportase NTT
- Minggu, 19 Januari 2025 | 23:47 WIB
Jalan peziarah Yubileum menuju pintu suci di Basilika Santo PetrusJalan peziarah Yubileum menuju pintu suci di Basilika Santo Petrus. (Foto Oleh Sr. Jecinter Antoinette Okoth, FSSA)
Jalan peziarah Yubileum menuju pintu suci di Basilika Santo PetrusJalan peziarah Yubileum menuju pintu suci di Basilika Santo Petrus. (Foto Oleh Sr. Jecinter Antoinette Okoth, FSSA)

 

REPORTASENTT.COM, VATIKAN- Para komunikator Katolik dari Afrika Timur tengah mempersiapkan diri untuk menghadiri Yubelium Komunikasi mendatang di Roma, dengan harapan besar untuk mengeksplorasi strategi komunikasi yang memanfaatkan kemajuan teknologi digital.

Acara pertama Jubilee of Hope, yang berlangsung selama setahun dan menyasar komunikator di seluruh dunia, semakin dekat.

Puluhan profesional media, yang juga menjabat sebagai direktur kantor nasional dari wilayah Association of Member Episcopal Conferences in Eastern Africa (AMECEA), siap berangkat ke Roma untuk berpartisipasi.

 Baca Juga: Paus Fransiskus Ungkapkan Terima Kasih kepada Garda Swiss: Apa yang Membuat Mereka Begitu Istimewa?

Seiring dengan Dekrit Inter Mirifica pada 1963, yang membahas media komunikasi sosial, dan arahan pastoral Communio et Progressio pada 1971, para uskup AMECEA mengadakan pertemuan di Lusaka, Zambia, pada 1973 untuk mengevaluasi implementasi dekrit tersebut.

“Setelah 50 tahun berlalu, saatnya untuk memikirkan kembali strategi tersebut dalam konteks dominasi teknologi digital dalam komunikasi,” ujar Fr. Andrew Kaufa, Koordinator Komunikasi Sosial AMECEA.

Yubelium tahun 2025, bertema "Peziarah Harapan," memberikan kesempatan bagi berbagai kelompok di Gereja untuk meningkatkan cara penginjilan mereka.

 Baca Juga: Inilah Kepala Daerah Terpilih di NTT Siap Dilantik Maret 2025: Siapa Saja yang Memenangkan Pilkada Serentak 2024?

Fr. Kaufa menambahkan bahwa Yubelium ini memungkinkan konferensi AMECEA untuk "meningkatkan kesadaran di antara para uskup dan koordinator komunikasi nasional tentang tren baru dan pendekatan pastoral yang dibutuhkan."

Pertemuan ini juga merupakan penerapan pendekatan sinodal dalam komunikasi Gereja.

“Para koordinator komunikasi nasional berkomitmen untuk memastikan bahwa kerasulan media Katolik melibatkan masyarakat dalam refleksi tema untuk memberi harapan kepada masyarakat,” tambah Fr. Kaufa.

 Baca Juga: Terungkap! 197 Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Arab Saudi, Menteri Kadir Karding Tutup Akses Sindikat Mafia dan Calo!  

Peringatan 50 tahun Komunikasi Dunia akan mempertemukan komunikator AMECEA dengan profesional media dari seluruh dunia.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X