Pesawat ATR Hilang di Maros, DPR Soroti Tanggung Jawab Negara

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Minggu, 18 Januari 2026 | 18:19 WIB
Tim SAR melakukan pencarian pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di wilayah Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, berdasarkan data koordinat awal pencarian intensif oleh otoritas.
Tim SAR melakukan pencarian pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak di wilayah Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, berdasarkan data koordinat awal pencarian intensif oleh otoritas.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur transportasi tidak akan bermakna tanpa jaminan keamanan bagi masyarakat.



“Bandara, rute, dan pesawat baru tidak ada artinya jika rasa aman rakyat tidak terjamin,” tegasnya.



Mori juga menyampaikan empati kepada keluarga penumpang dan berharap pesawat segera ditemukan.

 

Baca Juga: Rumah Lenyap Diterjang Banjir, Warga Aceh Tengah Bangun Tenda di Kuburan

 

“Kami mendoakan keluarga penumpang diberi kekuatan dan kesabaran. Semoga pesawat segera ditemukan dan seluruh penumpang selamat,” ujarnya.



Diketahui, pesawat ATR 42-500 tersebut mengangkut tiga penumpang dan tujuh kru.

 

Saat hilang kontak, posisi pesawat diperkirakan berada di wilayah antara Kabupaten Maros dan Pangkep, pada koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.

 

Baca Juga: Ramai Laporan ke Polisi soal Lawakan Pandji, Mahfud MD Ungkap Syarat Penodaan Agama Menurut UU



Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pencarian difokuskan di kawasan Gunung Bulusaraung berdasarkan data awal yang diterima tim SAR. Sejumlah temuan warga berupa puing dan kertas telah dikumpulkan.



“Upaya menuju lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya pesawat masih terus dilakukan,” ujar Arif.

Halaman:

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X