REPORTASENTT.COM, JAKARTA- Terdapat tiga provinsi di Papua yang masuk kategori rawan gangguan keamanan saat Pemilihan Kepala Derah (Pilkada).
Ketiga provinsi tersebut adalah Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya.
Demikian dikatakan Menkopolhukam Hadi Tjahjanto, pada Kamis (30/05/2024).
Oleh karena itu kata Tjahjanto, TNI dan Polri terus berupaya mengantisipasi pelaksanaannya agar dapat berlangsung aman dan lancar.
Wilayah yang dianggap rawan lainnya kata Menkopolhukam, yaitu Kabupaten Nduga, Paniai, dan Intan Jaya di Provinsi Papua Tengah, Pegunungan Bintang dan Yahukimo di Papua Pegunungan serta Maybrat di Papua Barat Daya.
"TNI-Polri akan terus memantau dan mengamankan wilayah itu termasuk kawasan lainnya di enam provinsi di Tanah Papua," jelas Menkopolhukam.
Wilayah yang dianggap rawan lainnya kata Menkopolhukam, yaitu Kabupaten Nduga, Paniai, dan Intan Jaya di Provinsi Papua Tengah, Pegunungan Bintang dan Yahukimo di Papua Pegunungan serta Maybrat di Papua Barat Daya.
"TNI-Polri akan terus memantau dan mengamankan wilayah itu termasuk kawasan lainnya di enam provinsi di Tanah Papua," jelas Menkopolhukam.
Kemudian, sinergitas antar seluruh pemangku kepentingan terus dijaga, sehingga pelaksanaan pilkada di Tanah Papua berlangsung aman.
Untuk melancarkan tahapan pilkada serentak, Ia menegaskan alutsista yang dimiliki TNI-Polri dapat digunakan penyelenggara terutama untuk pengiriman logistik.
Untuk melancarkan tahapan pilkada serentak, Ia menegaskan alutsista yang dimiliki TNI-Polri dapat digunakan penyelenggara terutama untuk pengiriman logistik.
Artikel Terkait
Penyelundupan WNA Cina ke Australia Terkuak, Polres Rote Ndao Gelar Konferensi Pers
Polisi Ungkap Kronologi Kejadian Pembunuhan Mahasiswa NTT di Lombok Utara
Serahkan Alat Komunikasi Kepada Bhabinkamtibmas, AKBP Joni Mahardika: Gunakan Ini Sebaik- baiknya
Miliki 7 Poket Sabu-Sabu, Seorang Pria di Kaltim Diamankan Polisi
Tak Terima Ditegur, WNA Asal Brasil Diamankan Polisi, Sempat Ngamuk dengan Staf Cafe Hingga Viral di Medsos