REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Sebuah momen yang hanya terjadi setahun sekali kembali menyedot perhatian ribuan pasang mata di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis (17/4/2025).
Tradisi sakral Semana Santa resmi dimulai, diawali dengan ritual membuka pintu Kapel (kapela).
Sejak pagi, ratusan peziarah dari berbagai daerah telah berkumpul, berdesakan di halaman kapela Tuan Ma dan Tuan Ana.
Baca Juga: Kapolres Ende Tegaskan Kesiapsiagaan Jelang Paskah dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional
Namun tak ada yang berani mendekat sebelum satu momen paling dinanti terjadi, penyerahan kunci kapela dari seorang prokurador kepada Presidente, keturunan langsung Raja Larantuka.
Di balik pintu kayu tua yang tampak sederhana itu, tersimpan sebuah simbol iman yang telah diwariskan lintas generasi.
Begitu kunci diputar dan pintu Kapela Tuan Ma perlahan terbuka oleh keluarga keturunan Raja Larantuka, Ama Koten Diaz Viera de Godinho (DVG), bisikan doa pun bergema, mengiringi momen para peziarah mengantri untuk mencium Tuan Ma.
Baca Juga: Diamankan Polsek Nita, Pria 76 Tahun di Sikka Serang Warga Pakai Parang
Tak berhenti di sana, prosesi yang sama juga berlangsung di Kapela Tuan Ana.
Seorang juru kunci dari Suku Ama Kelen Bulan Terang De Rosary, dengan suara bergetar, memanjatkan doa di hadapan pintu kapela:
"Selamat siang Tuan, hari ini banyak ziarah berkumpul di sini untuk mau mencium Tuhan. Lindungilah kami semua, anak cucumu di sini," katanya sembari memegang kunci kepela.
Artikel Terkait
Terekam CCTV! Aksi Pencurian Dua Remaja di Kupang Bikin Heboh Warganet
Terungkap! Dua Remaja Putri di Kupang Diduga Bully Lewat Medsos, Suara Ancaman Jadi Bukti
Kasus Pengeroyokan Berujung Maut di Kupang Resmi P21: Tersangka Sempat Kabur hingga ke Medan dan Alor
Diamankan Polsek Nita, Pria 76 Tahun di Sikka Serang Warga Pakai Parang
Kapolres Ende Tegaskan Kesiapsiagaan Jelang Paskah dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional