Peti Tuan Ana di Puncak Semana Santa: Siapa Sosok Berjubah Putih yang Memikulnya?

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Sabtu, 19 April 2025 | 09:15 WIB
Inilah Lakademu yang memikul peti Tuan Ana pada puncak perayaan Jumat Agung.  (Foto/ Tarwan- Reportase NTT)
Inilah Lakademu yang memikul peti Tuan Ana pada puncak perayaan Jumat Agung. (Foto/ Tarwan- Reportase NTT)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Suasana di Kota Larantuka, Nusa Tenggara Timur, berubah muram pada Jumat malam, (18/4/2025).

Prosesi Jumat Agung diawali pada pukul 20.00 WITA, awan hitam menggantung rendah di langit, menutup gemerlap bintang, seolah ikut merunduk dalam duka.

Di tengah ribuan peziarah yang larut dalam doa, langkah-langkah pelan empat sosok berjubah putih memecah keheningan, ditengah rintihan hujan kota Reinha.

 

Baca Juga: Hujan Iringi Prosesi Jumat Agung di Larantuka, Ribuan Peziarah Khusyuk Meski Basah Kuyup

Mereka adalah Lakademu, empat orang terpilih yang memikul peti Tuan Ana, simbol kehadiran Yesus Kristus dalam tradisi Katolik Semana Santa di Larantuka.

Prosesi ini dikenal sebagai Sesta Vera, puncak perayaan Jumat Agung yang sudah berlangsung turun-temurun selama ratusan tahun.

Berjalan tanpa suara, wajah mereka tersembunyi di balik topi merah kerucut.

 

Baca Juga: Cerita Perjalanan Peledang Lamalera: Arungi Lautan Menuju Larantuka, Mengawal Sampan Arca Yesus Tersalib


Tak ada identitas yang diumumkan, tak ada nama yang disebut.

Kerahasiaan Lakademu dijaga ketat oleh Confreria Reinha Rosari, sebuah persaudaraan Katolik yang menjadi penjaga warisan rohani ini.

Menjadi Lakademu bukan sekadar tugas fisik, melainkan perjalanan batin.

Halaman:

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X