Para calon Lakademu diam-diam mendaftarkan diri setahun sebelumnya, mengikat komitmen tanpa publisitas, lalu mempersiapkan diri dengan puasa, doa, dan latihan ketahanan fisik dalam sunyi.
Bagi Lakademu, tiap langkah menjadi ujian iman dan keteguhan jiwa.
"Mereka itu siapa? Kok gak keliatan mukanya ya?," tanya salah seorang peziarah di tengah- tengah kerumunan.
Baca Juga: Polresta Kupang Kota Limpahkan Tersangka Penipuan Tiket Kapal ke Kejaksaan
Saat prosesi berlangsung, mereka memanggul peti kayu Tuan Ana melewati delapan armida, titik perhentian yang mengisyaratkan jalan salib Kristus.
Artikel Terkait
Diguyur Hujan Lebat, Ribuan Peziarah Iringi Prosesi Laut Tuan Meninu di Larantuka
Aksi Maling Motor di Pacitan Berakhir Mengejutkan! Pelaku Sempat Nongkrong di Rumah Korban Sebelum Kabur!
Terbongkar! Jaringan Sabu Pasca Lebaran Digulung Polisi, 132 Gram Barang Bukti dan Lima Tersangka dari Tiga Lokasi
Cerita Perjalanan Peledang Lamalera: Arungi Lautan Menuju Larantuka, Mengawal Sampan Arca Yesus Tersalib
Hujan Iringi Prosesi Jumat Agung di Larantuka, Ribuan Peziarah Khusyuk Meski Basah Kuyup