REPORTASENTT.COM, KUPANG- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melkiades Laka Lena, memimpin langsung upacara penyerahan Surat Keputusan (SK) Purnabakti kepada 258 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun, serta menyerahkan SK pengangkatan kepada 1.380 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024, Kamis (12/6/2025) pagi.
Dalam upacara yang digelar tersebut, Gubernur Melki memberikan peringatan tegas kepada para CPNS yang baru diangkat.
“Ingat, SK ini baru 80 persen! Sisanya adalah perjuangan kalian selama masa percobaan satu tahun,” ujar Melki.
Baca Juga: Terciduk Saat Bertugas! Oknum Polisi di Kupang Langgar Etika Berat, Karier Langsung Tamat di Sidang Polda NTT
Ia mengatakan, CPNS harus membuktikan diri melalui kinerja nyata, bukan hanya bangga mengenakan seragam.
“Gunakan satu tahun ini untuk membuktikan bahwa kalian layak. Jangan hanya bangga pakai seragam PNS, tapi buktikan dengan kerja nyata, disiplin, dan adaptasi di lapangan,” tegasnya, disambut riuh tepuk tangan peserta.
Dari total 1.391 formasi CPNS yang dibuka, sebanyak 14 orang mengundurkan diri sehingga hanya 1.380 yang menerima SK secara resmi.
Baca Juga: Mufti Anam Murka! Pemerintah Indonesia Diingatkan Tak Jadi Makelar Tambang
Adapun formasi tahun ini didominasi oleh 1.337 tenaga teknis dan 18 tenaga kesehatan.
Sayangnya tambah Melki, sebanyak 55 formasi dokter spesialis dan 115 formasi guru SMA, SMK, dan SLB tidak terisi akibat tidak adanya pelamar.
Gubernur Melki turut menginstruksikan kepada BKD, BPSDM, Biro Organisasi, serta seluruh instansi terkait untuk memastikan penempatan ASN dilakukan secara merata dan adil, sesuai dengan kebutuhan riil daerah.
Baca Juga: Tiba- tiba Dicek! Lambang Ini Wajib Ada di Seragam Polisi, Apa Maknanya?
Kepada para ASN yang memasuki masa purnabakti, Gubernur menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas.
“Pensiun bukan akhir, tapi awal kontribusi baru! Kalau bisa, jadilah wirausahawan baru, penggerak ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Oknum Polisi Diduga Lecehkan Warga, Langsung Dikirim ke Polda! Kapolres Sumba Barat Daya Minta Maaf ke Publik
Commander Wish Kapolda NTT, 3 Pilar Ini Bikin Polisi NTT Makin Disegani!
Mau FYP di Medsos, Malah Kena Tilang! Anak Motor Kupang Berakhir di Tangan Polisi
Mufti Anam Murka! Pemerintah Indonesia Diingatkan Tak Jadi Makelar Tambang
Terciduk Saat Bertugas! Oknum Polisi di Kupang Langgar Etika Berat, Karier Langsung Tamat di Sidang Polda NTT