REPORTASENTT.COM, BANJARMASIN- Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) tengah menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan gedung Rektorat Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarmasin.
Penyelidikan dilakukan oleh Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kalsel dengan dukungan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dilakukan oleh tim Ditkrimum.
Baca Juga: Polisi Mediasi Kasus WhatsApp Tak Pantas di Sikka, Warga Selesaikan secara Damai
Hasil awal dari olah TKP tersebut nantinya akan dicocokkan dengan pemeriksaan lanjutan oleh tim Labfor Polri dari Surabaya.
"Ditkrimum sudah berkoordinasi dengan Labfor Polri yang ada di Surabaya untuk menindaklanjuti hasil olah TKP awal tadi," ujar Adam dilansir TBN, Senin (28/7/2025).
Adam menambahkan, guna mempercepat proses investigasi, tim Labfor Polri dijadwalkan segera berangkat ke Banjarmasin dalam waktu dekat.
Baca Juga: 4 Terdakwa Kasus Pembunuhan di Sikka Divonis, Satu Dihukum 15 Tahun Penjara
"Kemungkinan kalau tidak besok atau lusa, tim Labfor Polri dari Surabaya tiba di Banjarmasin untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut," jelasnya.
Sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di gedung Rektorat ULM pada Senin pagi.
Api pertama kali terlihat berasal dari salah satu ruangan di lantai dua, lalu dengan cepat merembet ke area lainnya.
Baca Juga: Tukang Ojek di Deiyai Jadi Korban Penikaman OTK, Satgas Damai Cartenz Turun Tangan
Wakil Rektor ULM, Iwan Alfanie, menyebut ruang Bidang Akademik dan Kemahasiswaan menjadi bagian paling terdampak dalam insiden tersebut.
Artikel Terkait
Jokowi Hadir di Reuni ke-45 Spirit 80 Fakultas Kehutanan UGM, Selingi Candaan Lucu soal Nama Mulyono
Honorer Non- Database BKN (R4) Berpeluang Jadi PPPK Paruh Waktu, Tapi Memicu Kontroversi
Bupati Flotim Tanggapi Pandangan Fraksi soal Distribusi Pajak Daerah
4 Terdakwa Kasus Pembunuhan di Sikka Divonis, Satu Dihukum 15 Tahun Penjara
Polisi Mediasi Kasus WhatsApp Tak Pantas di Sikka, Warga Selesaikan secara Damai