Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa koperasi merupakan alat perjuangan rakyat kecil yang jika bersatu akan menjadi kekuatan besar.
“Kalau puluhan lidi dijadikan satu, ini adalah alat yang bisa jadi kekuatan. Dari lemah, lemah, dan lemah, menjadi kekuatan,” kata Prabowo.
Baca Juga: IBI Lembata Gelar Musyawarah Cabang, Ramsia Gelu Terpilih Jadi Ketua Periode 2025–2030
Menurut Prabowo, koperasi adalah bentuk gotong royong dan jati diri bangsa Indonesia. Ia menilai gerakan ini sering tidak disukai kapitalis besar karena dapat memperkuat ekonomi rakyat.
“Negara yang merdeka adalah yang bisa memberi makan rakyatnya. Bangsa yang merdeka adalah yang mampu memberi kehidupan layak bagi seluruh rakyatnya,” ujarnya.
Artikel Terkait
DPR Desak Pemerintah Tegas soal Penolakan Malaysia terhadap Istilah ‘Laut Ambalat’
Bupati Pati Sudewo Diterpa Dua Isu Panas: Kenaikan PBB dan Dugaan Korupsi Jalur Kereta
Presiden Prabowo Akhirnya Buka Suara Alasan Memilih Letkol Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet
Kemenkes Umumkan Hasil Evaluasi Kelas Rumah Sakit 2025, RSUD dr. Hendrikus Fernandez Naik Kelas C
Difitnah, Dihina, dan Dianiaya di Lamawalang, Korban Tetap Maafkan Pelaku Lewat Restorative Justice