IAKMI Flores Timur Punya Ketua Baru, Ini Misi Beato Lamawuran

Photo Author
Paulina Labina, Reportase NTT
- Minggu, 11 Januari 2026 | 23:41 WIB
Beato Lamawuran saat dilantik sebagai Ketua IAKMI Flores Timur periode 2026–2029 di Aula San Juan Lebao, disaksikan pejabat daerah dan pengurus IAKMI. (Foto/ Elen Labina)
Beato Lamawuran saat dilantik sebagai Ketua IAKMI Flores Timur periode 2026–2029 di Aula San Juan Lebao, disaksikan pejabat daerah dan pengurus IAKMI. (Foto/ Elen Labina)



REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Cabang Flores Timur resmi dipimpin Beato Lamawuran untuk periode 2026–2029. Beato dilantik oleh Ketua IAKMI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Dr. Jeffrey Jap, drg., M.Kes, di Aula San Juan, Lebao, Sabtu (10/1/2026).



Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Flores Timur Anton Doni Dihen, Ketua DPRD Flores Timur Albertus Ola Sinour, serta Majelis Pakar IAKMI Flores Timur, Dr. Yosep Usen Ama dan Dr. Ahmad Mohammad Kasim, A.Kep., M.Kes.



Dalam sambutannya, Beato menegaskan kesehatan masyarakat merupakan urusan wajib negara dan pemerintah daerah. Karena itu, menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan organisasi profesi seperti IAKMI menjadi kunci mewujudkan masyarakat sehat dan sejahtera.

 

Baca Juga: SAR Korban KM Putri Sakinah Ditutup, 1 WNA Spanyol Masih Hilang



Beato menyinggung sejumlah program prioritas nasional dalam Nawacita Presiden RI Prabowo Subianto, mulai dari Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG), penanggulangan TBC, penanganan stunting, hingga pengendalian zoonosis.



“Program-program strategis ini harus dikawal bersama,” kata Beato.



Ia juga menyoroti program unggulan Pemerintah Kabupaten Flores Timur di bawah kepemimpinan Bupati Anton Doni Dihen dengan tagline Lompatan Jauh.

 

Baca Juga: PELNI Perkuat Konektivitas Nusantara, Angkut Lebih dari 5 Juta Penumpang di 2025

 

Sejumlah program yang dinilai selaras dengan agenda kesehatan masyarakat antara lain Layanan Prima Kesehatan, lanjutan program GO Cinta 2H2, serta Desa Afirmasi untuk pengentasan kemiskinan dan stunting.



Terkait kepemimpinannya, Beato mengakui tantangan yang dihadapi IAKMI Flores Timur cukup besar. Karena itu, ia menegaskan akan fokus pada program-program strategis yang realistis dan berdampak.



“Masa kepemimpinan hanya tiga tahun. Kami tidak akan membuat terlalu banyak program, tapi fokus pada yang bisa dijalankan secara efektif,” ujarnya.

 

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X