Warga Mengeluh, Kades Golo Leda Ungkap Penyebab Proyek Jalan Mandek

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Jumat, 9 Januari 2026 | 22:36 WIB
Suasana proyek jalan desa Golo Leda yang sempat terhenti, sementara Kades Martinus Jenama memberi penjelasan kepada media di Borong Manggarai Timur NTT. (Foto/ Acong Harson)
Suasana proyek jalan desa Golo Leda yang sempat terhenti, sementara Kades Martinus Jenama memberi penjelasan kepada media di Borong Manggarai Timur NTT. (Foto/ Acong Harson)

 

REPORTASENTT.COM, BORONG- Kepala Desa Golo Leda, Martinus Jenama, akhirnya buka suara terkait aduan warga soal proyek pembangunan rehabilitasi peningkatan jalan desa yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2025.

Proyek tersebut hingga kini belum rampung dan menuai polemik di tengah masyarakat.

Martinus menjelaskan, keterlambatan pengerjaan proyek disebabkan keraguan pihak desa akibat adanya kebijakan pemotongan anggaran dari pemerintah pusat pada 2025 lalu.



Baca Juga: Dari Pemilu hingga ETMC 2025, Ini Rekam Jejak AKBP Joni Mahardika di Ende

Saat itu, pihak desa mengira pemotongan anggaran juga berdampak pada ADD proyek tersebut.

“Ini kendalanya karena ada pemotongan anggaran dari pusat tahun 2025 kemarin. Saya sempat ragu untuk melanjutkan pekerjaan karena saya kira yang dipotong itu termasuk ADD proyek ini, ternyata tidak termasuk,” kata Martinus kepada media, Jumat (9/1/2026).

Meski demikian, Martinus memastikan proyek tersebut akan kembali dilanjutkan dalam waktu dekat.



Baca Juga: Proyek Jalan Desa Golo Leda Belum Dikerjakan Meski Anggaran 2025 Sudah Dialokasikan

Ia menyebut, sisa pekerjaan tinggal sedikit dan segera masuk tahap pengaspalan.

“Kami akan melanjutkan pekerjaan ini hari Senin tanggal 12. Telford tinggal sisa sekitar 5 meter saja, setelah itu langsung dikerjakan lapen,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah warga Desa Golo Leda mengeluhkan proyek jalan desa yang tak kunjung selesai.

Baca Juga: Warga Ndao Ende Curhat soal Miras dan Judi, Minta Polisi Bertindak Tegas

Mereka berharap pemerintah desa segera menuntaskan pekerjaan agar akses transportasi masyarakat kembali normal.

 

 

Laporan: Acong Harson

Editor: Natanael Kwintalis Helan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X