Garis polisi dipasang di sekitar area gudang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun seluruh isi gudang, termasuk 27 ton kelapa yang sedang dikeringkan dan dua unit mesin oven, hangus terbakar dengan kerugian materil diperkirakan mencapai sekitar Rp 300 juta.
Baca Juga: Konflik Tambang Emas Banyuwangi: IUP, Golden Share, dan Bayang-bayang KPK
Dari hasil keterangan awal dan pengamatan di lokasi, kebakaran diduga dipicu suhu oven yang terlalu tinggi hingga membuat tempurung kelapa kering terbakar.
Api kemudian dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan, memicu sorotan terhadap pengawasan selama proses pengeringan berlangsung.
Artikel Terkait
Hasil Survei Setahun Kepemimpinan, Tingkat Kepuasan Gubernur NTT Tembus 80,5 Persen
Gugat UU ASN ke MK, Dokter dan Advokat Soroti Penempatan Perwira Polri Aktif di Jabatan Sipil
Guardiola Tak Puas Meski Lolos: Manchester City Terlihat Kelelahan dan Kurang Fleksibel
Valentine di Hunian Sementara: Solidaritas Pewartah Flotim untuk Jurnalis Korban Erupsi Lewotobi
Beraksi Keliling Gunakan Grand Max, Nelayan di Kupang Ditangkap Curi Kompresor Bengkel