Ini bukan hanya cerita, tetapi bukti nyata pengabdian anggota Polri.” Ia menambahkan, jabatan dan pangkat tidak akan dikenang masyarakat; yang diingat adalah tindakan nyata yang memberi manfaat bagi sesama.
Momentum peluncuran ini menjadi refleksi bagi anggota Polri di NTT untuk meneguhkan peran mereka dalam kehidupan sosial masyarakat—dari sekolah, desa, tempat ibadah, hingga kegiatan kemanusiaan.
“Wajah Polri yang profesional, humanis, dan dicintai masyarakat adalah tujuan yang ingin terus kita hadirkan,” kata Kapolda NTT.
Baca Juga: Sepekan Resahkan Warga Batuplat Kupang, Pemuda Mabuk Akhirnya Dibekuk Saat Melawan Petugas
Buku Sisi Lain Polisi menyoroti tindakan tulus anggota Polri di NTT, membuktikan pengabdian mereka lebih dari sekadar tugas resmi.
Artikel Terkait
Tujuh WNA Diduga Imigran Gelap Terdampar di Rote, Polisi Buru Empat WNI yang Kabur
Om Kandung Jadi Tersangka, Ditres PPA dan PPO Polda Nusa Tenggara Timur Limpahkan Kasus Dugaan Pencabulan Anak ke Kejari Kabupaten Kupang
Kasus TPPO di Eltras Cafe Maumere, Kapolda NTT: Tak Ada Ruang bagi Perdagangan Orang
Upaya Kabur ke Luar Negeri Digagalkan, Polisi Timor Leste Amankan Buron Polres Belu
Disdukcapil Flores Timur Respons Kritik Masyarakat: Pencetakan e-KTP Tetap Berjalan Meski Ada Kendala