Survey Jalur Trans Flores, Satlantas Polres Flores Timur Pastikan Arus Lalin Aman Pascacuaca Ekstrem

Photo Author
Bernad Nara Gere, Reportase NTT
- Rabu, 4 Maret 2026 | 16:16 WIB
Kasat Lantas Polres Flores Timur bersama personel meninjau jalur Trans Flores di Wulangitang memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar. (Foto/ ist)
Kasat Lantas Polres Flores Timur bersama personel meninjau jalur Trans Flores di Wulangitang memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar. (Foto/ ist)

 

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Flores Timur melakukan survei jalur transportasi Trans Flores yang menghubungkan Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka, Rabu (4/3/2025).

Kegiatan ini dilakukan menyusul dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Flores Timur.

Kegiatan survei dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Flores Timur, IPTU Gusti Komang Astina, S.H, bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Flores Timur.

Baca Juga: Ini Isi Surat Kesepakatan Bersama Antara Guru dan Yayasan SUKMATIM

Peninjauan dilakukan sejak pukul 12.30 Wita hingga selesai di sepanjang jalur transportasi Trans Flores wilayah hukum Polres Flores Timur, tepatnya di Kecamatan Wulangitang.

IPTU Gusti Komang Astina mengatakan, survei dilakukan untuk memastikan kondisi jalur utama tetap aman dilalui masyarakat serta meminimalisasi potensi gangguan lalu lintas akibat cuaca ekstrem.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta para pengguna jalan yang melintas di jalur Trans Flores,” ujarnya.

Baca Juga: Kemiskinan Flores Timur Turun 0,37 Persen, LKARI Apresiasi Kinerja Bupati Doni Dihen–Ignas Uran

Dari hasil survei, arus lalu lintas di jalur negara Trans Flores yang menghubungkan Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka terpantau aman dan lancar.

Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas tanpa hambatan berarti.

Selain itu, pihak kepolisian juga mencermati dampak banjir yang terjadi di Desa Nurubelen dan Desa Waimuring.

Baca Juga: Sengketa Bidan Aty dan Yayasan Gereja Milik Keuskupan Larantuka, Jalur Kekeluargaan Didorong Hindari Proses Hukum


Berdasarkan hasil pemantauan, genangan dan dampak banjir di dua desa tersebut tidak mengganggu jalur utama antarkabupaten karena lokasi terdampak tidak berada di jalan negara.

Satlantas Polres Flores Timur juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Flores Timur serta Polsek Wulangitang.

Dari hasil koordinasi dengan Kepala Dinas PUPR Flores Timur, Saul Paulus Lagadoni Hekin, diketahui bahwa pihaknya telah mengerahkan dua alat berat ke Desa Nurubelen dan Desa Waimuring untuk melakukan pembersihan material sisa banjir.



Baca Juga: Selisih Hitung Hak Pekerja, Yayasan Papa Miskin Keuskupan Larantuka Diminta Buka Format Perhitungan Resmi

Sementara itu, personel Polsek Wulangitang telah turun langsung meninjau lokasi serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Halaman:

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X