REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Flores Timur melakukan survei jalur transportasi Trans Flores yang menghubungkan Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka, Rabu (4/3/2025).
Kegiatan ini dilakukan menyusul dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Flores Timur.
Kegiatan survei dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Flores Timur, IPTU Gusti Komang Astina, S.H, bersama Kanit Kamsel Satlantas Polres Flores Timur.
Baca Juga: Ini Isi Surat Kesepakatan Bersama Antara Guru dan Yayasan SUKMATIM
Peninjauan dilakukan sejak pukul 12.30 Wita hingga selesai di sepanjang jalur transportasi Trans Flores wilayah hukum Polres Flores Timur, tepatnya di Kecamatan Wulangitang.
IPTU Gusti Komang Astina mengatakan, survei dilakukan untuk memastikan kondisi jalur utama tetap aman dilalui masyarakat serta meminimalisasi potensi gangguan lalu lintas akibat cuaca ekstrem.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta para pengguna jalan yang melintas di jalur Trans Flores,” ujarnya.
Baca Juga: Kemiskinan Flores Timur Turun 0,37 Persen, LKARI Apresiasi Kinerja Bupati Doni Dihen–Ignas Uran
Dari hasil survei, arus lalu lintas di jalur negara Trans Flores yang menghubungkan Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Sikka terpantau aman dan lancar.
Kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas tanpa hambatan berarti.
Selain itu, pihak kepolisian juga mencermati dampak banjir yang terjadi di Desa Nurubelen dan Desa Waimuring.
Baca Juga: Sengketa Bidan Aty dan Yayasan Gereja Milik Keuskupan Larantuka, Jalur Kekeluargaan Didorong Hindari Proses Hukum
Berdasarkan hasil pemantauan, genangan dan dampak banjir di dua desa tersebut tidak mengganggu jalur utama antarkabupaten karena lokasi terdampak tidak berada di jalan negara.
Satlantas Polres Flores Timur juga berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Flores Timur serta Polsek Wulangitang.
Dari hasil koordinasi dengan Kepala Dinas PUPR Flores Timur, Saul Paulus Lagadoni Hekin, diketahui bahwa pihaknya telah mengerahkan dua alat berat ke Desa Nurubelen dan Desa Waimuring untuk melakukan pembersihan material sisa banjir.
Baca Juga: Selisih Hitung Hak Pekerja, Yayasan Papa Miskin Keuskupan Larantuka Diminta Buka Format Perhitungan Resmi
Sementara itu, personel Polsek Wulangitang telah turun langsung meninjau lokasi serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang terdampak banjir.
Artikel Terkait
Di Balik Skorsing Bidan RS Bukit Lewoleba: Dugaan Ajakan Personal Wakil Direktur hingga Permintaan Nomor Rekening Mencuat
Diduga Gelapkan Motor Gadai, Anggi Diaz Alfi Dilaporkan ke Polres Flores Timur
Kemiskinan Flores Timur Turun 0,37 Persen, LKARI Apresiasi Kinerja Bupati Doni Dihen–Ignas Uran
16 Paket Mangkrak di Flores Timur, Wabup Ignas Kumpulkan Rekanan: Jangan Bebankan Citra Buruk ke Pemda
Ini Isi Surat Kesepakatan Bersama Antara Guru dan Yayasan SUKMATIM