Satar di Manggarai Timur, Lanskap Terasering yang Menawarkan Hening dan Harmoni Alam

Photo Author
Florianus Harson, Reportase NTT
- Jumat, 20 Maret 2026 | 20:30 WIB
Hamparan sawah terasering Satar di Desa Mokel, Manggarai Timur, terlihat hijau bertingkat dengan latar perbukitan, menjadi destinasi wisata alam yang menenangkan dan alami. (Foto Rifand Apur.)
Hamparan sawah terasering Satar di Desa Mokel, Manggarai Timur, terlihat hijau bertingkat dengan latar perbukitan, menjadi destinasi wisata alam yang menenangkan dan alami. (Foto Rifand Apur.)

Beberapa memilih turun ke area persawahan untuk merasakan lebih dekat kondisi tanah dan lingkungan sekitar.

Terasering di Satar juga mencerminkan praktik pertanian yang telah lama diterapkan masyarakat setempat.

 

Baca Juga: PELNI Optimalkan Stimulus Ekonomi, Ratusan Ribu Tiket Diskon Tersalurkan

 

Sistem ini berfungsi mengatur aliran air antarpetak sawah sekaligus membantu menjaga struktur tanah agar tidak mudah tergerus.

Pola pertanian berundak tersebut menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Manggarai Timur.

Selain menopang kebutuhan pangan, sistem ini juga menjaga keseimbangan lingkungan melalui pengelolaan air yang teratur.

 

Baca Juga: Puluhan Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Ende Kirim Sinyal Keras Lawan Kebisingan Jalanan

Di balik lanskap yang tersaji, Satar menghadirkan ruang alami yang tenang, tempat pengunjung dapat merasakan langsung suasana pedesaan sekaligus melihat bagaimana hubungan antara manusia dan alam terjalin dalam aktivitas sehari-hari.

 

Laporan: Rifand Apur

Halaman:

Editor: Florianus Harson

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X