Menanggapi adanya perbedaan penetapan awal Ramadan di masyarakat, Menag menyatakan ini merupakan hal yang wajar dan jangan sampai mengganggu ukhuwah atau persaudaraan.
Baca Juga: Tim Resmob Serigala Polres Kupang Jemput Pelaku DPO yang Menyerahkan Diri
"Ada perbedaan itu lumrah. Tetap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai toleransi sehingga tercipta suasana kondusif," sambung Menag.
Sidang Isbat 1 Ramadan 1445 H ini digelar secara luring dan dihadiri perwakilan ormas Islam, perwakilan Duta Besar negara sahabat, Tim Hisab Rukyat Kemenag, serta para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama.
Artikel Terkait
Sambut Ramadan, DKM Masjid Baiturrahman dengan P3S Khataman Al-Quran
Jelang Ramadan, Pemerintah Diminta Fokus Pastikan Ketersediaan Pangan
Pesantren dan Rabithah 'Alam Islami' Gelar Aksi Bagi Sembako Sambut Ramadan
Gema Ramadan 1445 Hijriah di Kota Pancasila Ende- NTT