Berikut ini bantuan non-pangan BNPB untuk penanganan banjir bandang Agam, berupa selang pompa air sepanjang 500 m, tenda pengungsi 2 set, mesin pompa air 5 unit, hygiene kit 250 paket, matras 250 lembar dan selimut 250 lembar.
Bantuan pangan terdiri makanan siap saji 350 paket, sembako 250 paket dan biskuit protein 250 paket.
Baca Juga: Uang 100 Juta Milik Biarawati di Atambua Dicuri, Korban Dibuntuti Saat Setor Uang di Bank
Pascabencana Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan melakukan peninjauan lokasi terdampak.
Deputi selanjutnya melakukan koordinasi bersama forkompimda Kabupaten Agam.
Tujuan dari rapat koordinasi ini untuk mengoptimalkan penanganan penanganan darurat dan kesiapsiagaan terhadap potensi bahaya susulan.
Baca Juga: Tiket Penyeberangan Merak-Bakauheni H-2 Ludes, Masyarakat Diminta Waspada Calo di Pelabuhan
Menyikapi insiden yang terjadi, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk selalu siaga.
Hal tersebut tidak terlepas dari prakiraan cuaca di wilayah Agam yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan – lebat hingga dua hari ke depan, Rabu (10/4).
Secara umum prakiraan cuaca hingga esok, Selasa (9/4) wilayah Sumatra Barat masih berpotensi terjadi hujan lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang.
Artikel Terkait
Pemkot Palangkaraya Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana BanjirÂ
Banjir Bandang Pekalongan, Dua Warga Jadi Korban
UPDATE: Banjir Kota Palangkaraya, Lima Warga Tenggelam
Telusuri Sumatera Barat, Menko PMK Cek Penanganan Banjir Bandang dan Longsor
Banjir Meluas, Ruas Jalan Pantura Kudus- Demak Lumpuh, Tanggul Sungai Wulan Jebol