Kronologi Tenggelamnya Seorang Pria 78 Tahun di Lewolema- Flores Timur

Photo Author
Tarwan Stanis, Reportase NTT
- Rabu, 17 April 2024 | 16:43 WIB
Alut rubber boat Basarnas. (Foto dok. Basarnas)
Alut rubber boat Basarnas. (Foto dok. Basarnas)

REPORTASENTT.COM, LARANTUKA- Kronologi tenggelamnya Simon Seba Koten (78), warga Desa Sinar Hading, Kecamatan Lewolema Kabupaten, Flores Timur, NTT, hingga saat ini masih dalam pencarian oleh Tim SAR.

Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan, kepada wartawan, Rabu (17/4/2024) meriwayatkan kronologi kejadian yang dialami oleh warga Desa Sinar Hading tersebut.

Supriyanto mengatakan, pada tanggal 16 Maret 2024, pukul 12.50 Wita kemarin, Simon bersama anaknya hendak kembali ke rumahnya setelah berkebun seharian.

Baca Juga: Tim Rus Keron Ambil Formulir Pendaftaran Bakal Calon Bupati di DPC Partai Demokrat Flotim

"Saat kembali ke rumah, keduanya memilih menggunakan sampan. Namun saat akan mendekati pesisir Pantai Rogan sampan yang mereka ditumpangi terbalik," kata Ridwan. 

Ia menambahkan, pada saat tenggelam anaknya telah berupaya menyelamatkan Simon (korban-red).

Namun tambahnya, upaya dari anaknya untuk menyelamatkan ayahnya itu tidak berhasil, sehingga anaknya memutuskan berenang ke tepian.

Baca Juga: Israel Akan Tanggapi Serangan Rudal Iran, Mohammed Shia Minta Hentikan Wilayah Konflik

"Anaknya setelah berhasil berenang ke tepi, Ia pun segera memberitahukan kepada warga sekitar dan keluarganya bahwa korban tenggelam," jelasnya.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere pun kata Ridwan, menerima informasi insiden tersebut.

Setelah mendapatkan informasi itu, Ia pun langusng mengerahkan Tim rescue Basarnas Maumere sebanyak 5 prang untuk bergabung dengan Tim SAR Gabungan yang telah berada dilokasi untuk melakukan pencarian kroban.

Baca Juga: Pria yang Tak Dikenal Teriaki Aliansi Cipayung Flotim Anarkis dan Rencanakan Aksi Pembunuhan, Niko Tokan: Diduga Orang Suruhan

"Kami mengerahkan alut rubber boat, drone thermal, serta perlatan selam dan aqua eye (alat pendeteksi korban di bawah permukaan air)," jelas Ridwan.

Tim tiba di lokasi kejadian sekitar Pukul 14.00 Wita dan langsung melakukan pencarian di Pantai Rogan.

Editor: Tarwan Stanis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X