REPORTASENTT.COM, WAREN- Nasib naas menimpa sembilan belas (19) orang yang menumpang sepadboat tujuan Waren, Papua.
Usai melaksanakan ibadat pada, Minggu (10/03/2024), Speadboat yang mereka tumpangi tenggelam, 16 orang ditemukan selamat, dua orang meninggal dunia dan seoarang anak kecil masih belum ditemukan.
Wakapolres Waropen Kompol. Sofian C. A. Samakori yang memimpin langsung evakuasi dan, pencarian korban mengatakan, kronologi kejadian berawal saat itu rombongan penumpang sebanyak 19 orang, bersama motorace selesai melaksanakan ibadah persatuan GPdI Wilayah Waropen Barat di Gereja Tiberias, Kampung Rasawa Distrik Oudate.
Baca Juga: Seorang Caleg DPRD dari Partai PDIP di Kabupaten Tolikara Dianiaya, Diduga Hasil suara Pemilu 2024
Selanjutnya kata Kompol. Sofian, rombongan berangkat dari Pangkalan Speed Boat Kampung Rasawa dengan tujuan Waren. Namun sesampainya di depan Muara Kali Rasawa, speed boat terkena gelombang yang sangat kencang.
"Saat motorace berinisiatif untuk balik kembali ke Kampung Rasawa, speed boat kembali terkena gelombang kencang dari belakang, yang mengakibatkan speed boat tenggelam," katanya.
Ia menambahkan, untuk korban selamat sebanyak 16 orang dan 2 orang meninggal dunia berjenis kelamin perempuan, serta 1 orang korban anak masih belum diketemukan.
"Untuk korban selamat dan, meninggal dunia telah kami evakuasi ke Waren menggunakan speed boat dan, untuk pencarian 1 orang korban yang belum diketemukan akan terus kami lakukan bersama stakeholder terkait serta masyarakat," kata dia.
Artikel Terkait
Cuaca Buruk, Kapal Wisata Memuat 14 Turis Asing Berhasil Dievakuasi di Labuan Bajo
Eksotisme Labuan Bajo, Pantai Menawan hingga Rumah Hewan Purba
Satpolairud Polres Manggarai Barat Laksanakan Polmas Perairan di Labuan Bajo
Komisi V Usulkan Penataan Moda Transportasi Laut Tunjang Kebutuhan Wisatawan di Benoa Bali
TNI AL dan Sar Gabungan Berhasil Evakuasi ABK Kapal yang Terdampar di Wilayah Bengkulu