REPORTASENTT.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) memulai uji coba program makan bergizi gratis dalam upaya menurunkan kasus stunting di wilayah tersebut.
Adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Banawa, Kabupaten Donggala menjadi salah satu sekolah di Sulteng yang terpilih untuk melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis.
Adapun menu makanan bergizi yang dibagikan yakni nasi putih, tempe goreng, sayur tumis yang berisi irisan wortel, kacang panjang dan chayote (labu siam), pisang dan sekotak susu.
Adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Banawa, Kabupaten Donggala menjadi salah satu sekolah di Sulteng yang terpilih untuk melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis.
Adapun menu makanan bergizi yang dibagikan yakni nasi putih, tempe goreng, sayur tumis yang berisi irisan wortel, kacang panjang dan chayote (labu siam), pisang dan sekotak susu.
Baca Juga: Pemerintah Akan Segera Umumkan Penurunan Harga Tiket Pesawat Menjelang Libur Natal dan tahun Baru
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kabupaten Parigi Moutong dan Donggala, Sarifah Mogili, menjelaskan bahwa makan bergizi gratis itu merupakan salah satu program dari Presiden Prabowo Subianto.
“Uji coba makan bergizi gratis diikuti sebanyak 210 peserta didik dari SMK Negeri 2 Banawa tersebut sejalan dengan program Pemerintah RI dan Pemkab Donggala dalam upaya menurunkan angka stunting,” ujar Sarifah Mogili, Senin (25/11/2024).
Dia pun berharap dengan adanya program tersebut dapat menurunkan angka stunting di daerah tersebut.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Kabupaten Parigi Moutong dan Donggala, Sarifah Mogili, menjelaskan bahwa makan bergizi gratis itu merupakan salah satu program dari Presiden Prabowo Subianto.
“Uji coba makan bergizi gratis diikuti sebanyak 210 peserta didik dari SMK Negeri 2 Banawa tersebut sejalan dengan program Pemerintah RI dan Pemkab Donggala dalam upaya menurunkan angka stunting,” ujar Sarifah Mogili, Senin (25/11/2024).
Dia pun berharap dengan adanya program tersebut dapat menurunkan angka stunting di daerah tersebut.
Baca Juga: Buat Keributan di TPS, Seorang Saksi Paslon Ini Diamankan Polisi
“Harapan saya kedepannya program ini tetap berlanjut terus menerus karena di Donggala masih banyak siswa peserta didik yang stunting," ucapnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Banawa, Risma, mengatakan pihaknya turut senang sebab sekolah yang dipimpinnya terpilih menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Donggala untuk melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis.
"Alhamdulillah kami merasa sangat bahagia di hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tahun 2024, ini merupakan kado terindah untuk sekolah kami di SMK Negeri 2 Banawa,” sambutnya.
“Harapan saya kedepannya program ini tetap berlanjut terus menerus karena di Donggala masih banyak siswa peserta didik yang stunting," ucapnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Banawa, Risma, mengatakan pihaknya turut senang sebab sekolah yang dipimpinnya terpilih menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Donggala untuk melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis.
"Alhamdulillah kami merasa sangat bahagia di hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tahun 2024, ini merupakan kado terindah untuk sekolah kami di SMK Negeri 2 Banawa,” sambutnya.
Baca Juga: Polres Lombok Timur Tangkap Dua Pengedar Obat- obatan Terlarang
Ujii coba program makan bergizi gratis berlangsung lancar karena dipantau langsung oleh ahli gizi dari Provinsi Sulteng, untuk memastikan sebelum makanan dikonsumsi, terlebih dahulu di cek keamanannya, nutrisi serta gizi, dan kemudian di bagikan kepada para siswa.
Diketahui, program makan bergizi gratis ini sejalan dengan misi Asta Cita pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) bahwa angka stunting di Kabupaten Donggala dari 32,4 persen pada 2023 namun hingga akhir Juli 2024, prevalensi stunting di Donggala turun mencapai 17,4 persen. (Infopublik.id)
Ujii coba program makan bergizi gratis berlangsung lancar karena dipantau langsung oleh ahli gizi dari Provinsi Sulteng, untuk memastikan sebelum makanan dikonsumsi, terlebih dahulu di cek keamanannya, nutrisi serta gizi, dan kemudian di bagikan kepada para siswa.
Diketahui, program makan bergizi gratis ini sejalan dengan misi Asta Cita pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto yang berfokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing tinggi.
Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) bahwa angka stunting di Kabupaten Donggala dari 32,4 persen pada 2023 namun hingga akhir Juli 2024, prevalensi stunting di Donggala turun mencapai 17,4 persen. (Infopublik.id)
Artikel Terkait
Unggul: Melki Laka Lena Respon Hasil Hasil Quick Count Pilgub NTT 2024
Kombes Pol Bayu Ungkap Penangkapan Oni Enumbi Anggota KKB Papua Oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2024
Menuju Indonesia Emas 2045, Pemerintah RI dan AS Kerja Sama Investasi Digital
Buat Keributan di TPS, Seorang Saksi Paslon Ini Diamankan Polisi
Pemerintah Akan Segera Umumkan Penurunan Harga Tiket Pesawat Menjelang Libur Natal dan tahun Baru