pariwisata

IHS Kunjungi Adonara, Warisan Budaya Lamahelan Tuai Pujian Komunitas Internasional

Selasa, 3 Juni 2025 | 22:06 WIB
Anggota Indonesian Heritage Society saat melihat Balai Adat Desa Helanlangowuyo (Lamahelan).

Pengalaman Budaya yang Membekas

Isla Winarto, penasihat senior IHS yang pernah bertugas di USAID dan Kedutaan Besar AS di Jakarta, mengaku terkesan dengan keunikan budaya Adonara.

“Kampung Adat Lamahelan sangat unik. Tarian, tradisi, dan kain ikatnya benar-benar berbeda dari daerah lain di NTT,” kata Isla, yang kini berusia hampir 80 tahun.

Isla Winarto, penasihat Indonesian Heritage Society. (Foto Tim)

Ia juga memuji kualitas pemanduan yang diberikan oleh Bernadus Boro Bura dari Kelompok Sadar Wisata Desa Helanlangowuyo.


Baca Juga: Gubernur NTT Akan Resmikan Stadion Apebuan, Laga Perdana Sajikan Biru Muda Perkasa Kontra Persebata

“Pemandu bukan hanya penunjuk jalan, tapi jembatan pemahaman budaya. Itu sangat membantu kami sebagai pengunjung,” tambah Aela.

Misi Sosial dan Dukungan Ekonomi Lokal

Tak hanya datang untuk belajar budaya, para anggota IHS juga menjalankan misi sosial.

Mereka membagikan buku dan alat tulis kepada anak-anak TK dan SD di Desa Lamahelan sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan.

Di sisi lain, mereka juga membeli hasil kerajinan tangan warga untuk mendukung ekonomi lokal.


Baca Juga: Heboh Begal di Solor Ternyata Hoaks! Wanita Ini Ngaku Dibegal, Padahal Cuma Takut Dimarahi Suami

Menurut Griselda Merrie, kunjungan ini merupakan bagian dari program eksplorasi budaya IHS ke pulau-pulau terpencil Indonesia.

Sebelumnya, mereka telah menjelajahi Alor dan Lembata.

Heritage Tours Co-Chair, Griselda Merrie, foto bersama penari asal Desa Lamahelan. (Foto/ Dok. IHS)

Halaman:

Tags

Terkini