Sinergi Kades dan Kepolisian Dorong Penyelesaian Damai Konflik di Adonara Timur

Photo Author
Natanael Kwintalis Helan, Reportase NTT
- Selasa, 17 Maret 2026 | 10:09 WIB
Pertemuan Asosiasi Kepala Desa Adonara Timur bersama Wakapolres Flores Timur membahas langkah damai penyelesaian konflik antara warga Desa Narasaosina dan Dusun Bele. (Foto TBN Polres Flotim)
Pertemuan Asosiasi Kepala Desa Adonara Timur bersama Wakapolres Flores Timur membahas langkah damai penyelesaian konflik antara warga Desa Narasaosina dan Dusun Bele. (Foto TBN Polres Flotim)

REPORTASENTT.COM, ADONARA- Pertemuan para kepala desa se-Kecamatan Adonara Timur menjadi langkah bersama meredakan konflik antara warga Desa Narasaosina dan Dusun Bele, Kabupaten Flores Timur.

Forum yang digelar oleh Asosiasi Kepala Desa Adonara Timur pada Senin (16/3/2026) itu mengedepankan dialog serta pendekatan budaya lokal guna menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Adonara Timur agar tetap stabil di tengah situasi yang sempat memanas.

 

Baca Juga: Mengurai Konflik Postoh–Amagarapati: Rekonsiliasi Adat Jadi Jalan Damai di Flores Timur



Pertemuan itu dihadiri Wakapolres Flores Timur Kompol Ketut Mastina, S.Sos., yang hadir mewakili jajaran kepolisian dalam mendukung penyelesaian konflik secara damai.

Para kepala desa kemudian mengimbau masyarakat di wilayah masing-masing untuk tidak ikut terlibat dalam konflik yang terjadi antara kedua wilayah tersebut.

Mereka juga berperan membantu kepolisian menjaga stabilitas keamanan desa.

 

Baca Juga: Polisi Bubarkan Pesta Wisuda Mahasiswa IAKN Kupang Dini Hari di Naimata, Ini Alasannya

Sebagai tindak lanjut, Asosiasi Kepala Desa membagi dua kelompok yang akan mendatangi pihak-pihak yang berselisih guna membuka ruang dialog serta mencari titik temu perdamaian.

Kapolres Flores Timur AKBP Adhitya Octorio Putra melalui Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado, S.H., mengapresiasi langkah para kepala desa yang mengambil peran aktif menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Partisipasi para kepala desa sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas. Pendekatan dialog dan budaya lokal membantu masyarakat tidak mudah terprovokasi,” kata Eliezer dilansir TBN Polres Flotim.

Baca Juga: Lonjakan Penumpang Kapal PELNI Jelang Mudik Lebaran, Kebijakan WFA Ikut Dorong Mobilitas

Ia juga mengajak masyarakat menahan diri dan memberikan ruang bagi proses penyelesaian yang berlangsung melalui jalur adat maupun mekanisme hukum.

Sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan aparat kepolisian diharapkan membuka jalan menuju penyelesaian konflik secara damai antara warga Desa Narasaosina dan Dusun Bele di Kecamatan Adonara Timur.

Editor: Yuga Yuliana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X