REPORTASENTT.COM, LOMBOK TIMUR- Sebuah kapal nelayan yang mengangkut tujuh orang tenggelam di perairan Pantai Sriwe, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur.
Beruntung, seluruh nelayan berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.
Insiden itu terjadi pada Jumat (4/7/2025) pagi. Kapal diketahui berangkat dari Pantai Ekas sekitar pukul 03.00 WITA menuju wilayah tangkap di perairan Tanjung Luar.
Baca Juga: 3 Tersangka Kasus Kematian Brigadir Nurhadi di Gili Trawangan, Dua Eks Polisi Jadi Tersangka
Namun, di tengah perjalanan, kapal dihantam gelombang tinggi disertai cuaca ekstrem hingga akhirnya oleng dan tenggelam.
"Alhamdulillah, semua nelayan berhasil dievakuasi dalam keadaan sehat," ujar Kasat Polairud Polres Lombok Timur AKP Darmawan saat dikonfirmasi, Jumat siang.
Menurut Darmawan, laporan pertama dari warga masuk sekitar pukul 06.00 WITA.
Baca Juga: Misteri Tangisan Bayi Dini Hari Terungkap, Seorang Ibu Ini Diamankan Polisi
Tim gabungan pun langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban.
“Proses evakuasi dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Semua korban berhasil kembali ke darat dengan selamat,” jelasnya.
Ketujuh nelayan itu diketahui merupakan warga Tanjung Luar, wilayah yang dikenal sebagai sentra nelayan tradisional di Lombok Timur.
Baca Juga: 629 Warga Jadi Korban Human Trafficking, Keuskupan Maumere Soroti Modus Baru Perdagangan Manusia
Pihak Polairud mengimbau seluruh nelayan untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami imbau para nelayan untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG, serta memastikan kelengkapan keselamatan, seperti pelampung, tersedia sebelum melaut,” tambah AKP Darmawan.