Ia menekankan bahwa kepercayaan penuh kepada Allah adalah kunci untuk mengatasi kekecewaan hidup.
"Seperti Maria dan Yusuf yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, kita juga harus ingat bahwa Allah mengatur seluruh perjalanan hidup kita," tegasnya.
Baca Juga: PPN 12 Persen Tak Berlaku untuk Beras Premium dan Medium, Ada Kejutan di Baliknya!
Romo David juga mengingatkan umat akan panggilan untuk menjadi palungan bagi sesama, tempat kasih Allah nyata dalam tindakan nyata.
"Tuhan datang untuk menyelamatkan kita. Mari kita tinggalkan segala kekecewaan dan membangun harapan kepada-Nya, sehingga pengabdian kita menjadi persembahan yang indah," ajaknya.
Malam itu, umat diajak untuk merenungkan nilai solidaritas dan ketaatan kepada Allah.
"Semoga malam Natal ini membawa kita kembali ke 'Betlehem' dalam hidup kita, yaitu keluarga dan lingkungan, menjadi tempat kasih Allah dirasakan oleh semua. Bersediakah kita menjadi palungan bagi Yesus dalam hidup kita?" tutup Romo David. (Elen Labina)