REPORTASENTT.COM, KUPANG- Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Kecamatan Kupang Timur, di mana seorang siswi berinisial MAAP (16) dilaporkan hilang secara misterius pada Minggu (30/3) petang.
Sang ibu, YHD (48), melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kupang pada Senin, 31 Maret 2025 siang, setelah kehilangan jejak putrinya.
Menurut keterangan YHD, MAAP berpamitan pada Minggu siang untuk menghadiri persekutuan doa di rumah Rondo, yang berada di kompleks asrama Polres Kupang.
Baca Juga: LPAI Desak Sanksi Tegas untuk Platform Digital yang Langgar PP Tunas
Sementara itu, sang ibu menghadiri ibadat pergumulan di tempat lain.
Namun, sekitar pukul 19.39 WITA, suasana berubah mencekam.
YHD menghubungi putrinya melalui WhatsApp untuk menanyakan keberadaannya.
Baca Juga: Buruh Bangunan di Labuan Bajo Jadi ‘Ahli Kabel’ Gara- gara Curi Tembaga, Kini Jadi Tahanan!
MAAP sempat membalas pesan pada pukul 19.54 WITA, namun isi pesannya justru membuat sang ibu semakin khawatir.
Pesan singkat itu berisi permintaan tolong yang disertai emotikon menangis. Setelah itu, komunikasi terputus total.
Merespons laporan kehilangan ini, Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H., segera mengerahkan tim kepolisian untuk melakukan pencarian intensif.
Baca Juga: Syahbandar Larantuka Klarifikasi Penghadangan Jurnalis saat Liputan Kapal BBM Terbakar!
Unit Idik I (Resmob) Polres Kupang bergerak cepat dengan menyisir area terakhir yang diduga menjadi lokasi keberadaan MAAP.
Artikel Terkait
Ketua Askab PSSI Lembata Klarifikasi Polemik Pelatih Persebata
Seleksi PPPK 2024 Tahap 2: Ini Jadwal dan Tahapan Seleksi
Syahbandar Larantuka Klarifikasi Penghadangan Jurnalis saat Liputan Kapal BBM Terbakar!
Buruh Bangunan di Labuan Bajo Jadi ‘Ahli Kabel’ Gara- gara Curi Tembaga, Kini Jadi Tahanan!
LPAI Desak Sanksi Tegas untuk Platform Digital yang Langgar PP Tunas