"Saya datang baik-baik, tapi dia justru melompat dari jendela. Saya menangkapnya, lalu terjadi adu fisik," jelas Andre, seperti dikutip dari congkasae.com.
Baca Juga: Syahbandar Larantuka Klarifikasi Penghadangan Jurnalis saat Liputan Kapal BBM Terbakar!
Kisah ini semakin panas karena melibatkan dua wartawan yang seharusnya berada di barisan yang sama.
Kejadian ini bukan sekadar masalah personal, tapi juga menyoroti ancaman terhadap kebebasan pers dan keselamatan jurnalis di Indonesia.
Hingga kini, kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah hukum yang akan diambil.
Baca Juga: Seleksi PPPK 2024 Tahap 2: Ini Jadwal dan Tahapan Seleksi
Yang lebih mengejutkan, ini bukan pertama kalinya wartawan di Manggarai Timur mengalami ancaman.
Sebelumnya, Nardi Jaya, wartawan dari Suaraburuh.com, juga menjadi sasaran teror akibat pemberitaannya soal kinerja Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.
Akun- akun palsu di media sosial kerap digunakan untuk menyerang jurnalis yang kritis.
Artikel Terkait
Seleksi PPPK 2024 Tahap 2: Ini Jadwal dan Tahapan Seleksi
Syahbandar Larantuka Klarifikasi Penghadangan Jurnalis saat Liputan Kapal BBM Terbakar!
Buruh Bangunan di Labuan Bajo Jadi ‘Ahli Kabel’ Gara- gara Curi Tembaga, Kini Jadi Tahanan!
LPAI Desak Sanksi Tegas untuk Platform Digital yang Langgar PP Tunas
Misteri Hilangnya Siswi MAAP di Kupang Timur: Pesan Mencemaskan Sebelum Menghilang